Olahraga di ruang terbuka pada saat suhu panas ekstrem bisa menyebabkan potensi dehidrasi dan heatstroke akan semakin besar.
Tak kalah penting harus diingat, agar tak berlama-lama berada di dalam mobil yang sedang berhenti.
Dari sekian kemungkinan gangguan kesehatan yang mungkin timbul akibat suhu panas tersebut, dehidrasi adalah yang paling mudah dialami.
Seringkali seseorang tak menyadari sudah mengalami gejala dehidrasi karena masih merasa bisa beraktivitas.
Namun jika mendapati warna urin yang keruh dan sedikit, itulah tanda-tanda awal dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh.
Agar tak sampai berdampak signifikan, disarankan untuk segera mengurangi aktivitas dan memperbanyak minum air putih.
Mengetahui apa saja gangguan kesehatan akibat suhu panas dan cara pencegahannya sangat penting agar tidak berlanjut fatal.
Hal tersebut mengingat BMKG memperkirakan suhu panas terik masih akan berlangsung hingga Oktober 2023 ini. *(SA/K)
Artikel Terkait
Tak hanya menyenangkan, mendengarkan musik juga bermanfaat besar untuk kesehatan
Siap-siap pendaftaran CASN CPNS 2023 mulai September, PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan jadi prioritas
Manfaat kolagen tidak hanya menjaga kesehatan dan kecantikan kulit, bisa pula menjaga kepadatan tulang
Tips sederhana menjaga kesehatan kulit, hasil sempurna, tanpa pembersih mahal
Cerah Berseri: Bagaimana Tidur yang Cukup Mempengaruhi Kesehatan Kulit
Menghadapi Tantangan Kesehatan Mental dalam Masa Transisi Remaja Menuju Dewasa
Lodeh, sayur tradisional Jawa yang kaya manfaat kesehatan dan makna filosofi
BMKG prakirakan suhu panas terik di siang hari masih berlanjut hingga Oktober 2023, warga diimbau jaga stamina