Waspada gangguan kesehatan akibat suhu panas, warna urin bisa jadi tanda dehidrasi

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Selasa, 3 Oktober 2023 | 18:07 WIB
Suhu panas bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti dehidrasi hingga demam dan bisa berakibat fatal.  (Instagram @kemenkes_ri)
Suhu panas bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti dehidrasi hingga demam dan bisa berakibat fatal. (Instagram @kemenkes_ri)

Olahraga di ruang terbuka pada saat suhu panas ekstrem bisa menyebabkan potensi dehidrasi dan heatstroke akan semakin besar.

Tak kalah penting harus diingat, agar tak berlama-lama berada di dalam mobil yang sedang berhenti.

Dari sekian kemungkinan gangguan kesehatan yang mungkin timbul akibat suhu panas tersebut, dehidrasi adalah yang paling mudah dialami.

Baca Juga: Tambah 1 medali emas dari cabor balap sepeda BMX, Indonesia urutan 10 Asian Games 2023 Hangzhou China

Seringkali seseorang tak menyadari sudah mengalami gejala dehidrasi karena masih merasa bisa beraktivitas.

Namun jika mendapati warna urin yang keruh dan sedikit, itulah tanda-tanda awal dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh.

Agar tak sampai berdampak signifikan, disarankan untuk segera mengurangi aktivitas dan memperbanyak minum air putih.

Mengetahui apa saja gangguan kesehatan akibat suhu panas dan cara pencegahannya sangat penting agar tidak berlanjut fatal.

Hal tersebut mengingat BMKG memperkirakan suhu panas terik masih akan berlangsung hingga Oktober 2023 ini. *(SA/K)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X