WartaPesona.com - Mendengarkan musik atau lagu kesukaan ternyata punya banyak manfaat kesehatan fisik dan pikiran atau otak.
Sebuah penelitian menyebut begitu banyak manfaat kesehatan bisa diperoleh dari mendengarkan musik atau lagu favorit.
Tidak hanya membuat senang dan tenang, mendengarkan musik atau lagu juga berdampak positif bagi kesehatan fisik.
Mendengarkan musik atau lagu favorit bisa membuat tenang, bahkan bagi seseorang yang sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Perasaan tenang bagi seseorang yang sedang sakit, tentu saja sangat penting, dan bisa menunjang kesembuhan.
Mendengarkan musik atau lagu favorit juga bisa meningkatkan mood atau nafsu makan seseorang, karena bisa membuat orang lebih menikmati sajian makanan.
Hal ini terungkap dari sebuah studi Cornell dalam jurnal Psychological Reports.
Kemudian musik instrumental yang menginspirasi juga bisa meningkatkan fokus mental seseorang.
Sebuah penelitian dari Northumbria University di Inggris, menyebutkan konserto yang membangkitkan semangat dari The Four Seasons karya Vivaldi bisa meningkatkan kewaspadaan mental.
Baca Juga: Begini tata cara mengenakan kebaya tradisional menurut adat Jawa
Berikutnya lagi, mendengarkan musik favorit bisa menenangkan, dan melemaskan pembuluh darah.
Sebuah studi yang dilakukan di University of Maryland, menyebut rasa senang dari mendengarkan musik membuat pembuluh darah mengembang.
Dengan mengembangnya pembuluh darah, maka akan meningkatkan aliran darah sehingga juga bisa meningkatkan kesehatan jantung.
Artikel Terkait
Musik klasik India, ada sejak ribuan tahun silam, melegenda hingga sekarang
MusiK Elektronik, keindahan suara dan irama futuristik dari kreasi tak terbatas
Mengenal genre musik reggae yang lahir di Jamaika tahun 1960
Musik tradisional di Indonesia punya peranan penting dalam adat, ada unsur magis
Buat penggemar, yuk ingat kembali perjalanan karier grup musik Kangen Band
Ini dia event Agustus 2023 di Jawa Tengah, dari festival budaya, olahraga, hingga pentas musik
Daftar Konser Musik di Bulan Agustus hingga Akhir Tahun 2023: Nostalgia dan Kebangkitan Musik Pasca Pandemi