Musik diketahui mampu mengurangi detak jantung, tekanan darah, dan kecemasan. Dan, karena itu bisa membuat seseorang lebih awet muda.
Demikian pula dengan bernyanyi bersama, akan membuat seseorang merasa bahagia, yang berkontribusi pada kesejahteraan emosional.
Tidak hanya itu, sebuah studi di Journal of Neuroscience juga menyebutkan bahwa bermain alat musik bisa menjaga ketajaman otak atau pikiran.
Semakin sering seseorang bermain alat musik, akan semakin cepat pula otak atau pikiran merespons suara, dan ucapan.
Sementara itu, belajar bersama di sebuah kelas musik bisa membuat anak-anak lebih kooperatif.
Mampu menumbuhkan kesadaran saling bantu-membantu, dan meningkatkan kemampuan memecahkan sebuah masalah.
Mendengarkan musik yang lembut dalam sebuah perjalanan, juga bisa meredakan emosi atau kemarahan.
Musik yang lembut bisa membuat seseorang saat mengemudi lebih tenang, menurut penelitian di jurnal Ergonomics.
Terapi musik juga disebutkan mampu membantu remaja mengatasi kanker.
Dengan terapi musik, remaja pengidap kanker menunjukkan peningkatan keterampilan mengatasi masalah, dan lebih tangguh. ***(KKT)
Artikel Terkait
Musik klasik India, ada sejak ribuan tahun silam, melegenda hingga sekarang
MusiK Elektronik, keindahan suara dan irama futuristik dari kreasi tak terbatas
Mengenal genre musik reggae yang lahir di Jamaika tahun 1960
Musik tradisional di Indonesia punya peranan penting dalam adat, ada unsur magis
Buat penggemar, yuk ingat kembali perjalanan karier grup musik Kangen Band
Ini dia event Agustus 2023 di Jawa Tengah, dari festival budaya, olahraga, hingga pentas musik
Daftar Konser Musik di Bulan Agustus hingga Akhir Tahun 2023: Nostalgia dan Kebangkitan Musik Pasca Pandemi