Saking pentingnya firma ini, pria yang akhirnya berganti nama menjadi Masagung ini mendirikan Gunung Agung Group. Kerajaan komersial Masagung meliputi PT Gunung Agung (toko buku dan penerbitan), PT Sari Agung (toko buku dan alat tulis), PT Inti Idayu Press (percetakan), PT Ayumas Gunung Agung (devisa), PT Windu Surya, dan PT Inter Delta ( Distributor Kodak), menurut Sam Setyautama.
Baca Juga: Yuk Ketahui; Inilah 5 Manfaat Mendengarkan Musik untuk Ibu Hamil
Gunung Agung berani melantai di Bursa Efek Jakarta pada 1991, setahun setelah Masagung meninggal dunia pada 24 September 1990 karena kehebatannya.*** (NAZ)
Penulis : Niken Ayu Zahra
Artikel Terkait
Perjalanan Kisah Sukses Jack Ma, Pendiri Alibaba Group
Investor Millenial Mengalami Pertumbuhan di Pasar Modal Indonesia
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Omset Bisnis, Wajib Dilakukan Sebelum Memulai!
Mengoptimalkan Potensi Pasar Digital: Mengapa Marketplace Adalah Pilihan Tepat bagi Penjual Online
Kisah Sukses Mark Zuckerberg: Membangun Facebook dari Nol
Kisah Sukses Pendiri Gojek: Melawan Segala Kendala dan Berhasil Menjadi Perusahaan Unicorn
Inovasi Bisnis dengan Pendekatan Design Thinking
Simak: Tips Cerdas Menghindari Rayuan Investasi Bodong
Simak 4 Jenis Investasi dengan Risiko Rendah untuk Investor Pemula
Beberapa Langkah Utama Untuk Menjadi Womenpreneur Yang Sukses!