Untuk harga beras biasa, harga saat ini mencapai Rp11.000-11.500 per kilogram. Harga ini naik sekitar 1.000-1.500 per kilogramnya.
Untuk beras premium bisa mencapai Rp13.000-Rp14.000 per kilogram, tergantung jenisnya.
Baca Juga: Tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Yogyakarta sejak Januari-Juli 2023 terus meningkat
Menurut Ninda, beras premium IR 64 dari Klaten Jawa Tengah paling disukai karena kualitasnya. Tampilan berasnya lebih bening, dan rasanya enak dan pulen.
Untuk kelas medium, beras IR 64 dari wilayah Kebumen Jawa Tengah yang dipanen pada musim kemarau jadi pilihannya.
Menurut Ninda, beras dari Kebumen yang dipanen di musim kemarau warnanya lebih putih bersih, dan berasa lebih enak.
"Kalau orang Kebumen biasa menyebutnya beras sandon," kata Ninda.
Ninda bersama suaminya sudah berjualan beras sejak 15 tahun lalu. Dia mendatangkan beras dari Solo, Klaten, Kebumen, dan Magelang Jawa Tengah.
Dalam sehari, dia mengaku bisa menjual 1 ton beras, dan kenaikan harga beras tidak berpengaruh pada omzet penjualannya. ***
Artikel Terkait
Beragam saluran distribusi pasar dalam bisnis, mana yang lebih menguntungkan, cek di sini
Wisata belanja ke Pasar Klewer di Kota Solo, bisa berburu batik beragam model dan motif
Kwetiau: Resep dan Panduan Membuat Mi Beras Kenyal yang Lezat
10 komoditas makanan penyumbang terbesar Garis Kemiskinan di DIY Maret 2023, nomor 1 beras
Usaha jasa digital bantu UMKM perluas pasar, jaringan dan menangkan persaingan
Ekonomi Indonesia tumbuh di tengah tren melambatnya ekonomi global, sebabnya ini
BUMN Sediakan Pasar Murah untuk Meringankan Beban Rakyat
Pentingnya Segmentasi Pasar dalam Dunia Bisnis: Membangun Kesuksesan melalui Pemahaman yang Mendalam