Harga beras di sejumlah pasar DIY masih bertahan tinggi, dari Rp11.500 hingga Rp13.500 per kilogram

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 7 September 2023 | 13:46 WIB
Ninda (kiri), pedagang beras di Pasar Tempel, Sleman, Yogyakarta, saat melayani pembeli, Kamis (7/9/2023).  (Syamsi Achdali)
Ninda (kiri), pedagang beras di Pasar Tempel, Sleman, Yogyakarta, saat melayani pembeli, Kamis (7/9/2023). (Syamsi Achdali)

Untuk harga beras biasa, harga saat ini mencapai Rp11.000-11.500 per kilogram. Harga ini naik sekitar 1.000-1.500 per kilogramnya.

Untuk beras premium bisa mencapai Rp13.000-Rp14.000 per kilogram, tergantung jenisnya.

Baca Juga: Tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Yogyakarta sejak Januari-Juli 2023 terus meningkat

Menurut Ninda, beras premium IR 64 dari Klaten Jawa Tengah paling disukai karena kualitasnya. Tampilan berasnya lebih bening, dan rasanya enak dan pulen.

Untuk kelas medium, beras IR 64 dari wilayah Kebumen Jawa Tengah yang dipanen pada musim kemarau jadi pilihannya.

Menurut Ninda, beras dari Kebumen yang dipanen di musim kemarau warnanya lebih putih bersih, dan berasa lebih enak.

"Kalau orang Kebumen biasa menyebutnya beras sandon," kata Ninda.

Ninda bersama suaminya sudah berjualan beras sejak 15 tahun lalu. Dia mendatangkan beras dari Solo, Klaten, Kebumen, dan Magelang Jawa Tengah.

Dalam sehari, dia mengaku bisa menjual 1 ton beras, dan kenaikan harga beras tidak berpengaruh pada omzet penjualannya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB
X