WartaPesona.com - Militer Iran menyerang perusahaan dagang internasional Amazon yang beroperasi di Bahrain untuk membalas serangan Amerika Serikat ke lokasi pembangkit listrik bertenaga nuklir (PLTN).
Amazon ialah perusahaan komersial internasional yang berkantor pusat di Amerika.
Menurut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), serangan ke kantor Amazon itu memakai peluru kendali (Rudal) berpresisi tinggi.
Baca Juga: Lelaki Diduga Begal di Jalan HR Rasuna Said Babak Belur Setelah Ditangkap Lalu Dikeroyok Massa
Iran menuding Amerika telah menyerang lokasi pembangunan PLTN di Kota Darkhovin.
Iran mengumumkan perang bersakala penuh dengan Amerika setelah perjanjian gencatan senjata rapuh.
Iran juga meminta sekutunya di Yaman, Houthi untuk menutup Laut Merah yang menjadi jalur minyak dan perdagangan ke Timur Tengah dan Eropa sebagai reaksi terhadap serangan Amerika.***
Artikel Terkait
Houthi yang Didukung Iran Umumkan Blokade Laut Untuk Arab Saudi
Netizen Menyoroti Formasi Duduk Wapres Gibran yang Tidak Lagi di Samping Presden Prabowo Subianto
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Dijeboskan ke Tahanan Setelah Menjadi Tersangka Korupsi
Ke Baduy Saja, Tak Perlu ke Singapura
Bali United Diperkuat Pemain Timnas Finlandia Berdarah Belanda Thomas Lam