Total rumah terdampak mencapai 37.888 unit.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.174 unit mengalami rusak ringan, 9.366 unit rusak sedang, 8.509 unit rusak berat, serta 4.839 unit rumah rusak berat hanyut (RBH).
Data tersebut menunjukkan besarnya tantangan pemulihan yang masih harus dihadapi pemerintah dan masyarakat setempat.
Hingga kini, upaya pemulihan dan bantuan kemanusiaan terus dilakukan, baik oleh pemerintah, relawan, maupun berbagai komunitas.
Kehadiran figur publik seperti Togap MCI diharapkan dapat meningkatkan perhatian publik sekaligus mendorong lebih banyak bantuan bagi korban banjir di Aceh Tamiang. *****
Artikel Terkait
Pascabanjir Aceh Timur, Warga Desa Pante Kera Masih Krisis Logistik dan Fasilitas Ibadah
Melawan Arus Banjir Aceh, Seorang Ibu Nyaris Rela Berkorban agar Anaknya Selamat
Terisolir Pascabencana, Warga Linge Aceh Tengah Tempuh Medan Sungai dan Tebing Demi Jual Durian ke Kota
Haru di Posko Kesehatan, Seorang Ayah Berjuang Cari Obat demi Kesembuhan Anaknya