Aksi Kemanusiaan Togap MCI di Aceh Tamiang, Masak dan Berbagi untuk Korban Banjir

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 20 Januari 2026 | 14:01 WIB
Cerita dari Togap MCI yang turun ke lokasi bencana untuk memasak makanan bagi para penyintas banjir membagikan kondisi Aceh Tamiang - WartaPesona.com (Suara Merdeka Jakarta)
Cerita dari Togap MCI yang turun ke lokasi bencana untuk memasak makanan bagi para penyintas banjir membagikan kondisi Aceh Tamiang - WartaPesona.com (Suara Merdeka Jakarta)

Ia menyebut momen tersebut menjadi penghapus rasa lelah setelah berjam-jam memasak dalam jumlah besar.

“Jujur capek, tapi capeknya hilang ketika kita lihat ibu-ibu bisa makan banyak, anak-anak bisa makan banyak,” kata Togap.

Ia menambahkan, selama ini banyak penyintas yang hanya mengandalkan mi instan sebagai makanan utama karena keterbatasan bantuan pangan.

“Ada yang bilang makannya mi instan terus. Jujur sedih,” ujarnya.

Menurut Togap, kehadirannya bersama tim di Aceh Tamiang bukan sekadar untuk memasak, tetapi juga memberi semangat dan perhatian bagi para korban yang masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar.

Baca Juga: Melawan Arus Banjir Aceh, Seorang Ibu Nyaris Rela Berkorban agar Anaknya Selamat

Bandingkan dengan Kondisi Korban Banjir

Sambil menahan tangis, Togap membandingkan kondisi dirinya dan para relawan yang masih bisa kembali ke rumah dengan kondisi para korban banjir yang kehilangan tempat tinggal bahkan anggota keluarga.

“Capek, panas itu nggak berasa, nggak masalah, karena kami masih bisa pulang ke tempat yang enak, bertemu keluarga di rumah,” ucapnya.

“Sekarang mereka, jangankan untuk tinggal, untuk makan aja mereka susah. Aceh masih belum baik-baik saja, guys,” lanjutnya dengan suara bergetar.

Ungkapan tersebut menjadi gambaran nyata kesenjangan antara kehidupan relawan dan para penyintas yang masih bertahan di pengungsian atau di sekitar rumah mereka yang rusak.

Optimistis Warga Bisa Bangkit

Di balik kondisi yang serba sulit, Togap mengaku tetap melihat optimisme dari warga Aceh Tamiang.

Senyum dan keceriaan para ibu dan anak-anak saat menerima makanan membuatnya yakin bahwa masyarakat setempat memiliki kekuatan untuk bangkit dari bencana.

“Aku percaya sih, dengan keceriaan mereka, mereka pasti akan bisa bangkit dengan cepat,” tuturnya.

Baca Juga: Akses Darat Terputus, Perjuangan Nakes Aceh Tengah Menyusuri Sungai Deras Demi Layani Warga

Data Kerusakan Aceh Tamiang

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak kerusakan di Aceh Tamiang tergolong sangat besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB
X