WartaPesona.com – Adhitogap Siregar atau yang lebih dikenal sebagai Togap MCI turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tamiang, Aceh.
Chef yang dikenal lewat ajang MasterChef Indonesia itu terjun langsung ke lokasi bencana untuk memasak dan membagikan makanan bagi para penyintas yang masih bertahan di tengah keterbatasan pascabencana.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Togap memperlihatkan kondisi Aceh Tamiang yang menurutnya masih sangat memprihatinkan.
Ia mengaku merinding saat pertama kali menginjakkan kaki di lokasi memasak karena melihat dampak banjir yang begitu masif dan nyaris meratakan kawasan pemukiman.
Aceh Tamiang sendiri menjadi salah satu daerah dengan dampak terparah dalam bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh dan sebagian wilayah Sumatera pada akhir November 2025 lalu.
Hingga kini, jejak kerusakan masih terlihat jelas di berbagai sudut wilayah.
Baca Juga: Haru di Posko Kesehatan, Seorang Ayah Berjuang Cari Obat demi Kesembuhan Anaknya
Lumpuhnya Permukiman dan Sisa Banjir
Dalam video tersebut, tampak area sekitar dapur umum tempat Togap dan timnya memasak masih dipenuhi lumpur tebal serta tumpukan kayu dan puing-puing bekas banjir bandang.
Beberapa rumah terlihat rusak parah, bahkan ada yang tertimbun batang pohon besar.
“Jujur, begitu masuk ke daerah arah masak ini, merinding karena rata semua,” ujar Togap dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @togap.mci12, Senin, 19 Januari 2026.
Ia menyebutkan ketinggian lumpur di kawasan tersebut mencapai sekitar 12 meter, menunjukkan betapa dahsyatnya terjangan banjir bandang yang melanda wilayah itu.
“Lumpurnya kurang lebih 12 meter, dan di belakang saya ini ada pohon besar di atas rumah,” imbuhnya sambil memperlihatkan kondisi sekitar.
Memasak di Tengah Keterbatasan
Meski harus bekerja di tengah cuaca panas dan kondisi lapangan yang jauh dari kata nyaman, Togap mengaku tetap bersemangat saat melihat antusiasme warga yang menerima makanan hasil masakannya.
Artikel Terkait
Pascabanjir Aceh Timur, Warga Desa Pante Kera Masih Krisis Logistik dan Fasilitas Ibadah
Melawan Arus Banjir Aceh, Seorang Ibu Nyaris Rela Berkorban agar Anaknya Selamat
Terisolir Pascabencana, Warga Linge Aceh Tengah Tempuh Medan Sungai dan Tebing Demi Jual Durian ke Kota
Haru di Posko Kesehatan, Seorang Ayah Berjuang Cari Obat demi Kesembuhan Anaknya