WartaPesona.com - Hampir dua bulan pascabencana, tidak sedikit daerah yang masih kesulitan mendapatkan akses layanan medis akibat infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih.
Kerusakan jalan utama, jembatan yang belum diperbaiki, hingga kondisi geografis yang berat membuat sejumlah wilayah masih terisolir.
Akibatnya, warga harus menempuh berbagai cara untuk mendapatkan pertolongan kesehatan, termasuk berjalan kaki berjam-jam atau menggunakan sarana seadanya.
Salah satu potret kondisi lapangan tersebut dibagikan oleh relawan kemanusiaan, Rully Xabian.
Melalui akun Instagram pribadinya, Rully mengunggah sebuah video yang memperlihatkan momen mengharukan
seorang ayah datang ke posko pelayanan kesehatan sambil menggendong anaknya yang sedang sakit.
Tangis Ayah Pecah di Posko Kesehatan
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @rulli_xabian, tampak seorang ayah dengan wajah lelah dan mata berkaca-kaca
menggendong anaknya menuju posko kesehatan di Dusun Lhok Pungki, Aceh Utara. Sang anak terlihat lemas dalam pelukan ayahnya.
“Ketika seorang ayah menangis, pertanda dunia sedang tidak baik-baik saja,” tulis Rully dalam keterangan video yang diunggah pada Senin, 19 Januari 2026.
Dalam video tersebut, suara sang ayah terdengar bergetar saat meminta pertolongan kepada petugas kesehatan.
“Suaranya bergetar sambil gendong anaknya, ‘Bang ada obat untuk anak saya?’” lanjut keterangan dalam unggahan itu.
Petugas kesehatan yang berjaga di posko langsung merespons dengan memberikan obat-obatan serta plester kompres penurun demam untuk membantu kondisi sang anak.
Momen tersebut menjadi gambaran nyata keterbatasan akses kesehatan yang masih dialami warga pascabencana.
Artikel Terkait
Akses Darat Terputus, Perjuangan Nakes Aceh Tengah Menyusuri Sungai Deras Demi Layani Warga
Pascabanjir Aceh Timur, Warga Desa Pante Kera Masih Krisis Logistik dan Fasilitas Ibadah
Melawan Arus Banjir Aceh, Seorang Ibu Nyaris Rela Berkorban agar Anaknya Selamat
Terisolir Pascabencana, Warga Linge Aceh Tengah Tempuh Medan Sungai dan Tebing Demi Jual Durian ke Kota