Pesawat ATR Indonesia Air Transport Rute Yogyakarta – Makassar Hilang Kontak di Kawasan Leang-leang Maros

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 19 Januari 2026 | 09:53 WIB
Insiden hilangnya kontak pesawat ATR Indonesia Air Transport di Leang-leang Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026 - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)
Insiden hilangnya kontak pesawat ATR Indonesia Air Transport di Leang-leang Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026 - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)

Baca Juga: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Kembali Mencuat, Pengamat Nilai Berpotensi Gerus Kepercayaan Publik

Titik Terakhir di Leang-leang Maros

Berdasarkan data sementara yang diterima Basarnas, titik terakhir hilangnya kontak pesawat berada di kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros.

Kawasan ini dikenal sebagai wilayah perbukitan dan karst yang cukup sulit dijangkau, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

“Kami sementara menuju lokasi. Perkiraan titiknya berada di daerah Leang-leang Maros,” kata Andi Sultan.

Ia menjelaskan bahwa pesawat tersebut diketahui terbang dari Yogyakarta dengan tujuan akhir Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Namun hingga kini, belum ada kepastian lebih lanjut mengenai kondisi pesawat maupun para penumpang dan kru di dalamnya.

“Rute penerbangannya dari Yogyakarta menuju Makassar,” ungkapnya.

Puluhan Personel dan Alat Dikerahkan

Untuk mempercepat proses pencarian, Basarnas Makassar telah mengerahkan sedikitnya 25 personel ke lokasi yang diduga sebagai titik terakhir hilangnya kontak pesawat.

Selain itu, berbagai peralatan pendukung juga disiapkan guna menunjang operasi pencarian di medan yang cukup berat.

Baca Juga: Pascabanjir Aceh Timur, Warga Desa Pante Kera Masih Krisis Logistik dan Fasilitas Ibadah

“Untuk sementara yang bergerak ke lokasi ada sekitar 25 personel. Kami juga menyiapkan peralatan evakuasi,” jelas Andi Sultan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam beberapa tim sortir agar penyisiran dapat berjalan lebih efektif.

Angkut 11 Orang, Dua Tim Rescue Diberangkatkan

Andi Sultan menambahkan, pascainsiden tersebut, Basarnas Makassar langsung mengerahkan dua tim rescue untuk melakukan pencarian awal.

Tim pertama terdiri dari 5 personel, sementara tim kedua berjumlah 15 personel.

Selain personel, Basarnas juga menurunkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung, di antaranya satu unit mobil truk,

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB
X