Pesawat ATR Indonesia Air Transport Rute Yogyakarta – Makassar Hilang Kontak di Kawasan Leang-leang Maros

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 19 Januari 2026 | 09:53 WIB
Insiden hilangnya kontak pesawat ATR Indonesia Air Transport di Leang-leang Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026 - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)
Insiden hilangnya kontak pesawat ATR Indonesia Air Transport di Leang-leang Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026 - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)

WartaPesona.com – Pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Insiden ini langsung direspons dengan pengerahan tim pencarian dan evakuasi oleh Basarnas Makassar bersama unsur terkait.

Informasi awal mengenai hilangnya kontak pesawat tersebut beredar luas di media sosial.

Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @pembasmii.kehaluan yang menyebutkan bahwa pesawat ATR milik

Indonesia Air Transport sedang dalam penerbangan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa tim evakuasi dengan kekuatan sekitar 40 personel telah disiapkan

dan bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik terakhir hilangnya kontak pesawat.

“Tim evakuasi berjumlah 40 orang sedang menuju lokasi pencarian,” demikian keterangan yang tertulis dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Basarnas Konfirmasi Temuan Serpihan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Usai Laporan Pendaki

Basarnas Makassar Turun Tangan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Makassar langsung menerjunkan personel untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terkait insiden hilangnya kontak pesawat ATR 400 tersebut.

Tim SAR gabungan bergerak cepat guna memastikan lokasi terakhir pesawat serta melakukan pencarian awal.

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan adanya laporan hilang kontak pesawat tersebut.

Ia mengatakan Basarnas menerima informasi pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.17 WITA.

“Informasi awal kami terima pada pukul 13.17 WITA. Pesawat dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros,” ujar Andi Sultan kepada awak media.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB

Iran Menyerang Aset Militer Amerika di Bahrain

Senin, 13 Juli 2026 | 19:08 WIB
X