WartaPesona.com – Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh warga Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Hingga beberapa pekan pascabencana, akses jalan menuju desa tersebut masih belum dapat dilalui kendaraan akibat kerusakan parah.
Akibatnya, warga terpaksa memutar dan menempuh jalur alternatif yang berbahaya demi mendapatkan bantuan logistik.
Bantuan yang disalurkan oleh pemerintah maupun relawan di beberapa wilayah hanya mampu mencapai titik-titik tertentu.
Kendaraan pengangkut logistik tidak dapat melanjutkan perjalanan karena jalan amblas dan tertimbun longsoran tanah.
Dalam kondisi tersebut, warga Desa Simaninggir harus menjemput bantuan secara mandiri ke posko terdekat dan membawanya ke permukiman mereka.
Baca Juga: Bencana Agam Sumbar Terkini : 192 Orang Meninggal, 72 Masih Hilang
Menembus Hutan Curam dan Licin Demi Bantuan
Perjalanan yang harus ditempuh warga untuk mengambil bantuan tidaklah mudah. Mereka harus melewati kawasan hutan dengan medan yang terjal dan berbahaya.
Beberapa titik jalur yang dilalui memiliki kemiringan cukup curam, sementara kondisi tanah yang basah dan licin meningkatkan risiko terpeleset.
Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @rizkisiahaan_ pada Sabtu, 20 Desember 2025, memperlihatkan perjuangan warga Desa Simaninggir saat membawa bantuan logistik.
Dalam keterangan video tersebut tertulis, “Ibu ini tertinggal dari rombongan, perjuangan warga Desa Simaninggir membawa bantuan.”
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang ibu tengah beristirahat di tengah hutan setelah memanggul setengah karung bantuan.
Raut kelelahan tampak jelas di wajahnya, namun ia tetap berusaha melanjutkan perjalanan demi membawa bahan pangan untuk keluarganya.
Para warga lainnya terlihat saling membantu dengan memanggul karung dan tas berisi logistik.
Artikel Terkait
Terobos Hutan dan Bukit, Warga Tapanuli Tengah Tempuh 5 Jam Demi Bantuan Logistik
Aksi Mulia Justin Barki : Medali Emas SEA Games 2025 Dipersembahkan untuk Korban Bencana Sumut
Kawasan Wisata Guci Tegal Diterjang Banjir Bandang, Fasilitas Pancuran Alami Terdampak
Bencana Agam Sumbar Terkini : 192 Orang Meninggal, 72 Masih Hilang