“Kami ingin dakwah tidak hanya terdengar di mimbar, tapi juga hadir di ruang publik—lebih membumi, relevan, dan solutif. Dakwah yang menebar cinta, kerukunan, dan kepedulian terhadap bumi kita,” tuturnya.
Rangkaian Peaceful Muharam 1447 H akan berlangsung selama tiga pekan ke depan, dengan berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan spiritual yang menyasar seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semangat hijrah yang inklusif dan ramah lingkungan, Kementerian Agama melalui Syiar Muharam ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat menjadi pendorong utama terwujudnya kehidupan bersama yang damai, harmonis, dan berkeadilan.***
Artikel Terkait
Berkah Ramadan: Kemenag Salurkan Kurma Raja Salman ke Seluruh Indonesia
Mudik Gratis Kemenag 1446 H: Perjalanan Penuh Berkah Menuju Kampung Halaman
Menyatukan Langkah Menuju Baitullah: Manasik Haji Nasional Perdana Kemenag Libatkan 140 Ribu Jemaah Secara Daring
Kemenag Raih Rekor MURI dengan Bimbingan Manasik Haji Nasional, 140 Ribu Peserta Bersatu dalam Doa
Waspada! Kemenag Ingatkan Risiko Berat Jika Gunakan Visa Non Haji
Kemenag Gelar Orientasi Terintegrasi PPIH Arab Saudi 1446 H untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Jemaah Haji
Optimalisasi Tata Kelola Dam/Hadyu 2025: Langkah Kemenag Perkuat Akuntabilitas dan Manfaat Sosial Ibadah Haji
Inovasi Digital Al-Qur’an Kemenag Tembus 55 Juta Pengguna: LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI
Jelang Armuzna, Menag Perintahkan Itjen Kemenag Tindak Cepat Ketidaksesuaian Layanan Haji
Irjen Kemenag Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Saat Pantau Langsung Kepulangan Jemaah Haji di Jeddah