Strategi Diplomasi Pariwisata: Kementerian Pariwisata Tingkatkan Promosi Indonesia di Kancah Global

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Minggu, 15 Juni 2025 | 12:03 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Perancis, Emmanuel Macron, di Istana Merdeka, Sabtu (28/5/2025). (Foto: kemenpar.go.id/   BPMI Sekretariat Negara)
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Perancis, Emmanuel Macron, di Istana Merdeka, Sabtu (28/5/2025). (Foto: kemenpar.go.id/ BPMI Sekretariat Negara)

WartaPesona.com - Jakarta, 11 Juni 2025 – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia terus mengembangkan sayap promosi destinasi Nusantara ke pasar internasional melalui strategi diplomasi pariwisata.

Dalam Laporan Kinerja Bulanan di Balairung Soesilo Soedarman, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) per April 2025 mencapai 1,16 juta, naik 9,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara wisatawan nusantara mencatatkan 128,59 juta perjalanan.

Menteri Widiyanti menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus dijaga dan diperluas. “Promosi yang terarah ke destinasi prioritas, kawasan ekonomi khusus, dan wisata regeneratif di luar Jawa akan menjadi langkah penting kami,” ujarnya.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Kunjungi RSAS dan KKHI Makkah, Doakan Kesembuhan Jemaah Haji

Salah satu tonggak promosi internasional Kemenpar adalah keterlibatan dalam kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia, 27–29 Mei 2025.

Kemenpar mengambil bagian dalam agenda bilateral, Joint Vision 2050, dan Cultural Declaration. Melalui Joint Vision, Indonesia dan Prancis sepakat memperkuat kerja sama dalam pengembangan SDM pariwisata, investasi, digitalisasi, serta konektivitas antar negara.

Sementara itu, deklarasi budaya antara kedua negara menyoroti kerja sama gastronomi melalui program “Pekan Gastronomi Indonesia” di Prancis dan penyelenggaraan pameran imersif bertajuk L’Art Botanique du Paradis di Museum Nasional Jakarta.

Baca Juga: 12 Tahun Bersama BTS: FESTA 2025 Jadi Momen Haru Penuh Cinta dari Member untuk ARMY

Lebih lanjut, untuk memperkuat hubungan multilateral, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menghadiri UN Tourism Executive Council ke-123 di Spanyol. Dalam pertemuan ini, Indonesia membuka peluang kerja sama pariwisata dengan negara-negara mitra seperti India, Meksiko, dan Tunisia.

Di kawasan Asia Timur, Indonesia tampil pada World Osaka Expo 2025 dan menyelenggarakan forum bisnis bertema Health and Wellness Tourism di Osaka, yang mempertemukan pelaku usaha dan investor Jepang.

Peningkatan kerja sama juga tercermin dalam penandatanganan MoU antara Kemenpar RI dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RRT.

Kesepakatan ini membuka jalan bagi intensifikasi promosi lintas negara dan pertukaran kunjungan wisata yang lebih dinamis.

“Dengan kolaborasi erat, pariwisata Indonesia bukan hanya menjadi penggerak ekonomi nasional, namun juga duta budaya dan diplomasi global,” pungkas Menteri Widiyanti.

Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan, inklusivitas, dan daya saing internasional sektor pariwisata, sembari memperkuat pelestarian budaya serta lingkungan hidup.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB
X