WartaPesona.com- Makkah — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan kemanusiaan ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah pada Rabu, 11 Juni 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Menag menyapa langsung para jemaah haji Indonesia yang tengah menjalani perawatan, memberikan doa dan semangat, serta memastikan pelayanan medis berlangsung optimal.
"Segera sembuh ya Pak, cucunya sudah menunggu di rumah," ujar Menag dengan penuh empati kepada salah satu jemaah yang dirawat di KKHI.
Baca Juga: 12 Tahun Bersama BTS: FESTA 2025 Jadi Momen Haru Penuh Cinta dari Member untuk ARMY
Ucapan tulus itu menjadi penguat moral bagi para jemaah yang tengah berjuang melawan kondisi kesehatannya di tanah suci.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi, serta Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori, yang secara khusus turut memanjatkan doa bagi kesembuhan jemaah.
Menag menyampaikan apresiasi atas kerja keras para tenaga medis di KKHI yang telah memberikan pelayanan layaknya kepada keluarga sendiri.
Baca Juga: KAI Catat Penjualan 503 Ribu Tiket Diskon, 10 Kereta Api Ini Jadi Favorit Libur Sekolah 2025
“Alhamdulillah, sejak diizinkan beroperasi, KKHI Makkah sudah dilengkapi dengan dokter spesialis, perawat, alat dan obat-obatan dari Indonesia, dan memberikan pelayanan yang maksimal,” tutur Nasaruddin Umar.
Menag juga menegaskan bahwa seluruh jemaah yang dirawat, baik di RSAS maupun di KKHI, telah sah menyandang status haji.
Bagi yang tidak memungkinkan secara fisik, mereka telah dibadalkan. Sementara itu, jemaah yang masih memungkinkan bergerak disafariwukufkan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab negara terhadap hak ibadah jemaah.
Baca Juga: KAI Group Hadirkan Promo Whoosh Libur Sekolah, Dorong Aksesibilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
“Keluarga di Tanah Air tidak perlu khawatir, semua jemaah yang dirawat tetap telah menunaikan kewajiban hajinya secara sah, baik dengan badal maupun safari wukuf,” ungkap Menag.
Menutup kunjungannya, Menag kembali mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan para jemaah yang sakit dan berharap mereka dapat kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat.
Artikel Terkait
1.000 Dai Kemenag Sambut Ramadan: Misi Dakwah ke Wilayah 3T dan Luar Negeri
Berkah Ramadan: Kemenag Salurkan Kurma Raja Salman ke Seluruh Indonesia
Mudik Gratis Kemenag 1446 H: Perjalanan Penuh Berkah Menuju Kampung Halaman
Menyatukan Langkah Menuju Baitullah: Manasik Haji Nasional Perdana Kemenag Libatkan 140 Ribu Jemaah Secara Daring
Kemenag Raih Rekor MURI dengan Bimbingan Manasik Haji Nasional, 140 Ribu Peserta Bersatu dalam Doa
Waspada! Kemenag Ingatkan Risiko Berat Jika Gunakan Visa Non Haji
Kemenag Gelar Orientasi Terintegrasi PPIH Arab Saudi 1446 H untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Jemaah Haji
Optimalisasi Tata Kelola Dam/Hadyu 2025: Langkah Kemenag Perkuat Akuntabilitas dan Manfaat Sosial Ibadah Haji
Inovasi Digital Al-Qur’an Kemenag Tembus 55 Juta Pengguna: LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI
Jelang Armuzna, Menag Perintahkan Itjen Kemenag Tindak Cepat Ketidaksesuaian Layanan Haji