WartaPesona.com- Bali, 4 Januari 2025 – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus berupaya meningkatkan kualitas destinasi wisata Indonesia dengan dua fokus utama: kebersihan dan keselamatan wisatawan.
Program unggulan yang diluncurkan sebagai bagian dari komitmen tersebut adalah Gerakan Wisata Bersih, yang bertujuan untuk memastikan destinasi wisata Indonesia menjadi lebih terjaga, aman, dan nyaman bagi para wisatawan.
Pada hari Minggu, 4 Januari 2025, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, bersama dengan Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, serta Kepala Biro Komunikasi Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, turut serta dalam kegiatan Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kuta, Bali.
Baca Juga: Pariwisata Indonesia Menggeliat: Kunjungan Wisman Naik 20% di 2024, Tertinggi dalam 5 Tahun
Aksi ini bukan hanya sebagai bagian dari kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendukung program Gerakan Wisata Bersih yang akan segera diluncurkan pada 2025.
Fokus pada Kebersihan dan Keselamatan Wisatawan
Hariyanto menjelaskan bahwa kebersihan destinasi adalah elemen krusial untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia.
Oleh karena itu, Gerakan Wisata Bersih bertujuan untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kementerian terkait, serta stakeholder pariwisata lainnya untuk secara aktif menjaga kebersihan di destinasi wisata.
Program ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa wisata dalam menangani masalah sampah, terutama di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), seperti Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau.
"Gerakan Wisata Bersih sudah dimulai sejak ibu Menteri menjabat, dan langkah ini akan lebih terstruktur dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) yang khusus menangani kebersihan destinasi," ujar Hariyanto.
Salah satu program unggulan yang akan dijalankan adalah edukasi mengenai pengelolaan sampah di destinasi wisata.
Baca Juga: Kolaborasi Menyambut Wisman 2025: Kemenpar Perkuat Tiga Pintu Masuk Utama Indonesia
Menghadapi Sampah Musiman
Dalam kegiatan Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kuta, Bali, Hariyanto juga menyoroti masalah sampah kiriman yang datang dengan angin musim Barat antara Oktober 2024 hingga Maret 2025.
Menurutnya, sampah-sampah tersebut bukanlah hasil dari pengelolaan sampah yang buruk di Bali, melainkan kiriman dari luar yang dipengaruhi oleh kondisi alam.
Artikel Terkait
Aurelie Moeremans Umumkan Menikah dengan Tyler Bigenho, Profesinya Sebagai Dokter Kretek Jadi Sorotan
Lindungi Identitasmu! 10 Cara Efektif Meningkatkan Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital
Presiden Prabowo Terima Laporan IHPS I 2024 dari BPK: Upaya Perbaikan Tata Kelola Keuangan Negara
Menatap 8 Persen Pertumbuhan Ekonomi: Pemerintah Targetkan Investasi Rp13.032 Triliun untuk Masa Depan Indonesia
Presiden Prabowo Dorong Pemberdayaan Masyarakat: Langkah Strategis Pemerintah untuk Kemandirian Ekonomi
Menyulap Gurun Pasir Busung Jadi Destinasi Unggulan: Wamenpar Dorong Penguatan Infrastruktur Wisata di Bintan
Optimisme Wamenpar Ni Luh Puspa: Target Kunjungan Wisman 2025 Tercapai dengan Dukungan Inovasi dan Kemudahan Akses
Kolaborasi Menyambut Wisman 2025: Kemenpar Perkuat Tiga Pintu Masuk Utama Indonesia
Menpar Widiyanti Ajak Semua Pihak Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Bersih dan Nyaman Lewat Aksi Bersih Sampah Laut
Pariwisata Indonesia Menggeliat: Kunjungan Wisman Naik 20% di 2024, Tertinggi dalam 5 Tahun