Sinergi Lintas Kementerian: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Siap Masuk Sekolah Keagamaan

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Jumat, 30 Mei 2025 | 13:30 WIB
Menag Nasaruddin Umar dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Agama. (Foto: Kemenag.go.id)
Menag Nasaruddin Umar dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Agama. (Foto: Kemenag.go.id)

 

WartaPesona.com- Jakarta (Kemenag) — Dalam upaya memperkuat perhatian terhadap kesehatan generasi muda, Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima kunjungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Agama pada Kamis, 29 Mei 2025.

Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang akan diterapkan di lingkungan sekolah-sekolah keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama RI.

Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang melibatkan berbagai pihak guna menjangkau hingga 200 juta masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Menteri Pariwisata Dampingi Ibu Negara Prancis dalam Spouse Program: Mempererat Diplomasi Budaya melalui Kunjungan ke Museum Nasional dan Borobudur

Dalam tahap awal, fokus utama adalah siswa, guru, dan tenaga pendidik di madrasah, pesantren, dan sekolah keagamaan lainnya.

"Kami ingin melakukan sosialisasi program ini di sekolah-sekolah, termasuk madrasah dan pesantren, mulai Juli mendatang," ujar Menkes Budi.

Ia juga menekankan urgensi program ini dalam merespons berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi remaja saat ini, mulai dari masalah gizi, kesehatan mental, hingga kesehatan reproduksi.

 

Menkes mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya gangguan kesehatan mental di kalangan remaja serta tingginya angka kehamilan di usia dini. Oleh karena itu, ia mengharapkan dukungan dari Kementerian Agama dalam mengimplementasikan program ini di sekolah-sekolah berbasis keagamaan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik inisiatif dari Kementerian Kesehatan. Ia menegaskan bahwa ajaran agama mana pun menempatkan kesehatan sebagai bagian penting dalam menjalankan kehidupan yang baik dan taat.

"Apa yang bisa kami bantu, insya Allah akan kami dukung sepenuhnya. Ini sangat penting dan akan membantu madrasah serta sekolah keagamaan lainnya dalam membina peserta didik yang sehat lahir dan batin," kata Menag.

Lebih lanjut, Menag juga mendorong agar program ini diperluas mencakup seluruh jenis sekolah keagamaan, tidak terbatas pada madrasah dan pesantren saja. Ia menyarankan agar pelaksanaannya dilakukan langsung di satuan pendidikan masing-masing demi efektivitas.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Agama akan segera menerbitkan surat edaran resmi untuk mendukung pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini di lapangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X