Menata Ulang Wisata Edukasi: Kemenpar Susun Regulasi Demi Keamanan dan Nilai Pembelajaran

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Jumat, 16 Mei 2025 | 10:06 WIB
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menyampaikan sambutannya dalam Diskusi Ngoprek yang mengusung tema "Dilarang atau Diatur? Mencari Titik Temu Antara Study Tour dan Masa Depan Pariwisata" yang diinisiasi oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Balairung Soesilo Soedarman. (Foto: kemenpar.go.id)
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menyampaikan sambutannya dalam Diskusi Ngoprek yang mengusung tema "Dilarang atau Diatur? Mencari Titik Temu Antara Study Tour dan Masa Depan Pariwisata" yang diinisiasi oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Balairung Soesilo Soedarman. (Foto: kemenpar.go.id)

Intan juga menekankan pentingnya memperkenalkan budaya Indonesia sejak dini melalui destinasi wisata lokal yang kaya akan nilai kebudayaan.

Sementara itu, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriawan Salim, menggarisbawahi pentingnya menghindari pelarangan total study tour. Menurutnya, pendekatan yang tepat adalah memastikan adanya standar yang menjamin kualitas dan keamanan kegiatan tersebut.

“Kita tidak ingin tour tanpa study. Kita perlu standar yang mengatur jumlah pembimbing, keamanan, serta substansi edukasinya,” ungkap Satriawan.

Diskusi ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan pemikiran antar pemangku kepentingan, dari pemerintah, pelaku pariwisata, hingga pendidik, dalam membentuk arah baru wisata edukasi di Indonesia yang aman, mendidik, dan berkelanjutan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X