President Director APR, Basrie Kamba, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen terhadap prinsip keberlanjutan dalam mendukung pengembangan subsektor fesyen melalui produk serat kain alami.
"Kami bekerja dengan empat pilar utama: kontribusi untuk iklim, manufaktur bersih, produk berkualitas, dan inklusi sosial melalui pemberdayaan masyarakat," ungkap Basrie.
Menekraf Riefky juga berkesempatan mengunjungi pabrik pengelolaan serat kain alami di kawasan APRIL.
Baca Juga: Munas VI KORMI: Membangun Indonesia Bugar Menuju Emas 2045
Tur ini menunjukkan bagaimana sektor industri mendukung pengembangan subsektor fesyen yang ramah lingkungan.
Acara ini turut dihadiri oleh Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi, serta Plt. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam. ***(HA)
Artikel Terkait
Musik Sebagai Bahasa Universal: Wamenekraf Irene Umar Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kreativitas untuk Masa Depan: Menekraf Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,42 Triliun untuk Dorong Ekonomi Kreatif Nasional
Logo Baru Ekonomi Kreatif: Simbol Kreativitas Tak Terbatas untuk Indonesia di Pentas Dunia
Kolaborasi Kreatif Mandalika: Menggali Potensi Ekonomi Kreatif di KEK Mandalika
Ekonomi Kreatif sebagai Mesin Baru Pertumbuhan: Kolaborasi Daerah dan Pusat Dimulai