WartaPesona.com - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, memperkuat sinergi dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan di Libur Natal dan Tahun Baru
“Sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar, baik digital maupun non-digital, yang perlu terus digali melalui kolaborasi strategis, khususnya di Mandalika,” ujar Irene saat beraudiensi dengan ITDC di Lombok.
Wamenekraf menekankan pentingnya integrasi ekonomi kreatif dalam berbagai event di Mandalika. Salah satunya melalui Mandalika Festival of Speed 2024, yang sekaligus menjadi ajang peluncuran tiga Intellectual Property (IP) lokal baru dan logo baru Kemenparekraf.
Baca Juga: Desa Wisata Jatiluwih, Desa Wisata Berkelanjutan yang Jadi Teladan Dunia
Selain event, Irene juga menyoroti perlunya digitalisasi dalam pengembangan UMKM kreatif di Mandalika. Beberapa inisiatif yang diusulkan mencakup:
- Pelatihan digital marketing untuk pelaku UMKM.
- Penerapan teknologi digital untuk pemasaran produk lokal.
- Kemitraan dengan startup dan e-commerce untuk memasarkan produk kreatif Mandalika.
Baca Juga: Women From Rote Island: Kilau Perfilman Indonesia Menuju Piala Oscar 2025
Menurut Irene, branding berbasis cerita lokal bisa menjadi kunci sukses ekonomi kreatif di Mandalika.
“Storytelling budaya lokal dan kisah sukses pelaku kreatif Mandalika dapat memperkuat identitas kawasan,” ujarnya.
Selain itu, riset dan pemanfaatan data ekonomi kreatif juga dianggap penting untuk menyusun strategi pengembangan ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Baca Juga: Hutan Universitas Indonesia: Tempat Healing Seru untuk Akhir Pekan Keluarga
General Manager The Mandalika by ITDC, Wahyu Moehradi Nugroho, mengungkapkan bahwa kalender kegiatan Mandalika 2024 dipenuhi dengan aktivitas yang mendukung ekonomi kreatif, seperti Nobar Seru Mandalika, Bazaar Mandalika Seru, dan My Lombok Street Food Festival.
“Masterplan KEK Mandalika memberikan ruang besar bagi sektor kreatif untuk berkembang. Kolaborasi dengan Kemenparekraf akan semakin memperkuat ekosistem ini,” tambah Wahyu.
Wamenekraf Irene mengakhiri kunjungan dengan meninjau fasilitas dan bazaar ITDC, sembari menggali peluang kerja sama lebih lanjut untuk mendorong ekonomi kreatif Mandalika ke level internasional.
Baca Juga: Indonesia Gaming Festival 2024: Bukti Potensi Gim Lokal Menembus Dunia
Artikel Terkait
Kolaborasi Strategis Menekraf dan Menko IPK: Infrastruktur untuk Ekonomi Kreatif yang Mendunia
Dorong Ekonomi Kreatif, Kemenekraf Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,42 Triliun untuk 2025
Musik Sebagai Bahasa Universal: Wamenekraf Irene Umar Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kreativitas untuk Masa Depan: Menekraf Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,42 Triliun untuk Dorong Ekonomi Kreatif Nasional
Logo Baru Ekonomi Kreatif: Simbol Kreativitas Tak Terbatas untuk Indonesia di Pentas Dunia