Dikutip dari laman kementan, tanaman hanjeli memang terdiri dari dua varian yaitu biji keras dan lunak.
Biji atau buah hanjeli yang keras biasanya berasal dari tanaman yang tumbuh liar di alam bebas.
Baca Juga: PON Aceh Sumut 2024 digelar September, sejumlah venue mulai diperbaiki
Dikenal dengan nama varietas Lacryma-jobi, hanjeli keras ini punya cangkang buah yang juga keras dan berwarna putih serta berbentuk oval.
Sementara itu, beberapa petani lebih banyak membudidayakan hanjeli lunak sebagai bahan pangan.
Nama varietas hanjeli lunak ini adalah Mayuen. Tekstur buahnya kenyal, namun tidak lengket seperti beras ketan.
Karena itu, hanjeli lunak disukai oleh masyarakat di Jawa Barat sebagai bahan pangan sehari-hari.
Hanjeli ini bisa dibuat sebagai bubur, tape, dodol, dan beragam makanan lainnya sebagai pengganti beras. *(SA/K)
Artikel Terkait
Kwetiau: Resep dan Panduan Membuat Mi Beras Kenyal yang Lezat
10 komoditas makanan penyumbang terbesar Garis Kemiskinan di DIY Maret 2023, nomor 1 beras
Mengenal Pho, Sup Vietnam dengan mie beras, daging, dan rempah-rempah
Harga beras di sejumlah pasar DIY masih bertahan tinggi, dari Rp11.500 hingga Rp13.500 per kilogram
Stok beras di Gudang Bulog aman, Presiden Jokowi nilai masih perlu impor, alasannya ini
Pemerintah salurkan bantuan pangan dan operasi pasar SPHP atasi tingginya harga beras
Presiden Jokowi ingatkan ancaman perubahan iklim semakin nyata, krisis pangan terjadi di dunia
Pameran Nget-Ngetan, acara seni budaya yang mengangkat spirit ketahanan pangan di Yogyakarta
Presiden Jokowi ingatkan urusan pangan penentu stabilitas, TNI diminta peka