Tak hanya ancaman dari luar, TNI juga harus menghadapi berbagai aksi pemberontakan dalam negeri hingga tahun 1965. Baik secara militer, maupun politik.
Peristiwa pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948 dan G30S PKI 1965, menjadi salah satu bukti sejarah yang paling jelas menunjukkan jiwa patriotisme dan kesetiaan TNI kepada negara yang berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila.
Tidak hanya PKI, ancaman perpecahan juga datang dari berbagai unsur lain seperti pemberontakan DI/TII di Jawa Barat tahun 1949.
Baca Juga: Gelar Budaya Selo Culture Festival 2023 di Sleman berlangsung meriah, ratusan warga berebut gunungan
Pemberontakan APRA tahun 1949, DI/TII di Jawa Tengah pada 1950, dan Pemberontakan RMS tahun 1950, DI/TII Sulawesi Selatan 1950, dan DI/TII di Kalimantan Selatan tahun 1950.
Sementara itu pada masa-masa penuh ancaman itu, TNI juga mengalami perubahan menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRIS).
Perubahan nama menjadi APRIS ini terjadi setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) mengakui Indonesia sebagai Republik Indonesia Serikat (RIS) pada tahun 1949.
Baca Juga: Daftar Pahlawan Revolusi yang gugur pada peristiwa G30S PKI 1965 berikut biodata singkat
Namun demikian pada bulan Agustus 1950, RIS dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi negara kesatuan. APRIS pun berganti nama menjadi Angkatan Perang RI yang disingkat APRI.
Hingga pada tahun 1958, pemberontakan demi pemberontakan dalam negeri masih terus terjadi. Misalnya, pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia/Perjuangan Rakyat Semesta (PRRI/Permesta) di Sumatera dan Sulawesi Utara.
Lagi-lagi, TNI berhasil menumpas semua ancaman disintegrasi tersebut, didukung rakyat yang setia kepada UUD 1945 dan Pancasila.
Baca Juga: Hub Space Hari Perhubungan Nasional 2023, Presiden Jokowi jajal Taksi Terbang tenaga listrik
Kemudian pada tahun 1962, TNI mengalami perubahan lagi menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia yang disingkat ABRI.
ABRI merupakan upaya menyatukan TNI sebagai angkatan perang dan kepolisian dalam satu komando agar efektif dan efisien.
Dalam dinamika politik, sosial, keamanan dan pertahanan yang terus berubah, ABRI kembali mengalami perubahan besar setelah masa reformasi pada tahun 1998.
Artikel Terkait
Jelang KTT G20 Bali TNI AL Siap Siaga Puluhan Kapal Perang Siap-siap Berjaga Di Perairan
Laksamana Yudo Margono Panglima TNI Yang Baru, Sangat Cocok Dan Tepat , Simak Penjelasannya
Presiden Jokowi Sampaikan TNI-Polri Harus Samakan Visi
Turut Berduka Cita: Prajurit Terbaik Gugur Dalam Kecelakaan Terjun Payung TNI AU
Wisata sejarah di Museum TNI AD Yogyakarta, mengenang perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan RI
Perang Mega Bintang Kerapan Sapi Piala Panglima TNI 2023 digelar 2-3 September di Bangkalan Jawa Timur
Diikuti 96 ekor sapi, ada doorprize sepeda motor bagi penonton Lomba Kerapan Sapi Piala Panglima TNI 2023