Daftar Pahlawan Revolusi yang gugur pada peristiwa G30S PKI 1965 berikut biodata singkat

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Sabtu, 30 September 2023 | 19:32 WIB
Foto Pahlawan Revolusi yang gugur pada peristiwa G30S PKI 1965 di Monumen Pancasila Kentungan Yogyakarta.  (Dok. WP)
Foto Pahlawan Revolusi yang gugur pada peristiwa G30S PKI 1965 di Monumen Pancasila Kentungan Yogyakarta. (Dok. WP)

WartaPesona.com - Peristiwa G30S PKI 1965 tidak saja menyebabkan gugurnya enam jenderal dan satu perwira TNI AD yang jenazahnya ditemukan di Lubang Buaya Jakarta Timur.

Dalam peristiwa G30S PKI 1965 itu juga ada dua perwira tinggi TNI AD yang gugur di Yogyakarta, yang jenazahnya ditemukan di Kentungan.

Selain itu, peristiwa G30S PKI 1965 itu juga merenggut jiwa seorang anggota Brimob Kepolisian Negara di Jakarta.

Baca Juga: Hub Space Hari Perhubungan Nasional 2023, Presiden Jokowi jajal Taksi Terbang tenaga listrik

Selain itu juga masih ada korban sipil dari G30S PKI 1965, yaitu seorang gadis kecil putri dari AH Nasution bernama Ade Irma Suryani.

Untuk lebih jelas mengingat siapa saja para pahlawan revolusi yang gugur pada peristiwa G30S PKI 1965, berikut daftar beserta biodata singkatnya.

1. Jenderal Ahmad Yani
Lahir di Jenar Purworejo, 19 Juni 1922. Pendidikan militernya di Heiho Magelang Jawa Tengah, dan Pembela Tanah Air (PETA) Bogor Jawa Barat.

Baca Juga: Begini sejarah Masjid Gedhe Yogyakarta, dibangun bertahap, pernah runtuh karena gempa tahun 1867

Turut menumpas gerakan PKI di Madiun Jawa Timur tahun 1948, dan Agresi Militer Belanda II, serta menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Tengah.

Pada tahun 1958, diangkat sebagai Komandan Komando Operasi 17 Agustus di Padang Sumatera Barat, untuk menumpas pemberontakan PRRI.

Pada tahun 1962, diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), hingga gugur pada peristiwa G30S PKI 1965.

2. Letjen Suprapto
Lahir di Purwokerto, 20 Juni 1920. Pada awal kemerdekaan RI, aktif dalam usaha merebut senjata pasukan Jepang di Cilacap Jawa Tengah.

Baca Juga: Masjid Gedhe Yogyakarta, destinasi wisata religi yang bersejarah dan kaya filosofi Jawa

Kemudian bergabung dengan TKR di Purwokerto, dan ikut dalam pertempuran di Ambarawa sebagai ajudan Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X