Kemudian, cangkang kepiting masih berawarna cerah berkilau, dan ada gerakan lincah.
Kesegaran kepiting juga bisa dilihat dari tanda agresivitasnya ketika bagian capitnya dipegang.
Kepiting yang masih segar akan menunjukkan perlawanan ketika bagian capit tersebut disentuh.
Selain itu, bagian tengah kepiting atau perut masih terasa padat dan keras saat ditekan.
Jika bagian bawah atau perut masih terasa keras saat ditekan, artinya daging kepiting masih padat.
Sebaliknya, bila ditekan terasa lunak atau kopong, kemungkinan daging kepiting sangat kurang.
Sementara itu jika melihat kandungan gizinya, kepiting punya sumber kalori, protein, lemak, dan karbohidrat.
Dikutip dari laman kemkes.go.id, kepiting punya bagian yang dapat dimakan (BDD) sebesar 45 persen.
Kandungan zat gizi kepiting per 100 gram BBD adalah kalori sebanyak 151 gram.
Kemudian, protein 13,8 gram dan lemak 3,8 gram, serta karbohidrat sebanyak 14,1 gram. ***(KKT)
Artikel Terkait
Kepiting: Kuliner Lezat yang Menggugah Selera
Menikmati Lezatnya Kepiting Saus Tiram: Resep dan Kelezatan yang Menggoda
Pantai Ngebum Kendal Jawa Tengah, ada kuliner seafood tiram bakar saos lumer, bikin nagih
Kepiting Saus Padang: Menikmati Kelezatan Hidangan Laut dengan Saus Pedas dan Aroma Khas
Nasi Goreng Seafood, tidak hanya lezat tapi juga menyehatkan, manfaatnya ini
10 makanan berasal dari laut yang paling kaya protein, tidak hanya ikan
Mengenal Ikan Buntal, hewan laut yang unik dan lucu, tapi beracun
Ikan hiu dan buaya, lambang Kota Surabaya yang punya makna dan sejarah
Peluang bisnis perikanan, dari budidaya udang hingga pembibitan ikan, dan wisata
Sashimi, kuliner ikan dari Jepang yang istimewa, disajikan mentah