Itulah salah satu keistimewan ayam betutu, yang dibuat dengan bumbu rempah, dan proses panjang pemanggangan dengan api kecil yang stabil hingga matang.
Baca Juga: Sejarah Padang Arafah dan mengapa wajib wukuf
Sementara itu, kata betutu berasal dari kata 'tunu' yang berarti bakar, dan kata 'be' yang berarti daging.
Ayam betutu menjadi salah satu kekayaan seni kuliner dan budaya Bali, yang saat ini makin diperhatikan kelestariannya.
Hal tersebut karena saat ini pemerintha pusat dan daerah setempat tengah mengupayakan Desa Ubud di Bali sebagai Degtinasi Gastromi UNWTO.
Gastronomi yang secara awam disebut seni kuliner, adalah sebuah studi mengenai makanan dan budaya yang mencakup fakta nutrisi, teknik memasak, ilmu makanan, dan kelezatannya, serta penerapan bau dan rasa saat konsumsi bahan makanan oleh manusia.
Gastronomi ini tidak hanya soal kuliner, melainkan cerminan budaya, tradisi, dan rasa, dari komunitas pendukungnya. ***(KKT)
Artikel Terkait
Somay: Kelezatan Kuliner yang Menggoda Selera
Tempe: Keajaiban Kuliner Indonesia yang Lezat dan Nutrisi Tertinggi
Pesona Kuliner Betawi: Nikmati Kelezatan Makanan Khas Ibukota Jakarta
Rasakan Kelezatan Papua: 10 Kuliner Khas Daerah yang Membuat Lidah Bergoyang
Rahasia Manisnya Es Doger Bandung: Kuliner Ikonik dari Jawa Barat
Memburu Sate Maranggi Cianjur: Kuliner Spesial dari Jawa Barat
Kaya kuliner dan seni dan budaya, Ubud Bali siap jadi Destinasi Gastronomi UNWTO