WartaPesona.com - Desa Ubud di Kabupaten Gianyar, Bali, akan segera menjadi Destinasi Gastronomi UNWTO, United Nations of World Tourisme Organization.
Desa Ubud di Gianyar Bali yang akan segera menjadi Destinasi Gastronomi UNWTO, sejak dulu sudah terkenal sebagai destinasi wisata dunia.
Di Desa Ubud Bali ini banyak ditemukan kuliner tradisional, dengan suasana pedesaan yang masih asri, serta berbagai keseniannya yang melegenda.
Sejak tahun 2018, pemerintah setempat dan pusat mulai menyiapkan Desa Ubud di Gianyar Bali tersebut sebagai Destinasi Gastronomi UNWTO.
Baca Juga: Sejarah Padang Arafah dan mengapa wajib wukuf
Secara ringkas, gastronomi adalah sebuah studi mengenai makanan dan budaya yang mencakup fakta nutrisi, teknik memasak, ilmu makanan, dan kelezatannya, serta penerapan bau dan rasa saat konsumsi bahan makanan oleh manusia.
Gastronomi mencerminkan warisan, budaya, tradisi dan rasa komunitas berbagai orang.
Pariwisata gastronomi ini timbul sebagai pelindung warisan budaya yang penting, dan sektor ini membantu menciptakan peluang pekerjaan.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bersama pemerintah daerah setempat pun berupaya menjadikan Ubud sebagai Destinasi Gastronomi, karena kekayaan seni dan kuliner tradisionalnya.
Sementara terkait potensi Ubud sebagai destinasi gastronomi, para pengusaha di Bali punya kontribusi yang besar dalam memperkenalkan produk-produk lokal.
Baca Juga: Sambel Cumi Asin: Kombinasi Pedas dan Gurih yang Menggoda Selera
Beberapa destinasi gastronomi Ubud yang sangat terkenal, adalah restoran Babi Guling Ibu Oka, Bebek Tepi Sawah, Bebek Bengil, dan Nasi Ayam Kedewatan.
Semua kekayaan kuliner tradisional tersebut berkontribusi besar pada citra dan eksistensi Ubud sebagai destinasi gastronomi dan wisata budaya.
Dan, karena itu pula organisasi pariwisata dunia (UNWTO) berkeinginan menetapkan Ubud sebagai destinasi gastronomi berstandar global.
Artikel Terkait
Wisata sejarah di Kampung Baciro Kota Yogyakarta, mengenang masa lalu zaman kolonial Belanda tahun 1868 Masehi
Wisata syahdu di HeHa Sky Pathuk Gunung Kidul, tempat nyaman bersantai bergaya modern
Tenggelamnya Kapal Selam Wisata Titan menambah duka cerita karamnya Kapal Pesiar Titanic
Destinasi wisata ala Jepang di Litle Tokyo Gunung Cilik Bantul, mirip Kota Okutama
Jelajah wisata Labuan Bajo di ujung Nusa Tenggara Timur, pintu gerbanh habitat komodo yang langka
Wisata Gunung Rinjani di Pulau Lombok yang memukau dengan Danau Segara Anak di puncaknya
Wisata ziarah di Masjid al-Namirah Arafah hanya dibuka pada musim ibadah haji