Gula, Si Manis yang disukai Si Kecil ini ternyata menghambat pertumbuhan tinggi badan, simak apa saja jenisnya

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Selasa, 6 Juni 2023 | 15:52 WIB
Ilustrasi pengukuran tinggi badan anak. (kemkes.go.id)
Ilustrasi pengukuran tinggi badan anak. (kemkes.go.id)

Baca Juga: Soto: Kuliner Indonesia yang Menggugah Selera dan Menghangatkan Jiwa

Selain olahraga atau aktivitas fisik, durasi tidur yang tepat sangat penting untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan.

Sebuah penelitian menunjukkan tidur malam lebih lama akan membantu merangsang sekresi hormon pertumbuhan (GH).

Memperhatikan asupan makanan bagi anak sangat penting, karena pertumbuhan tinggi badan hanya akan terjadi hingga usia 18 tahun.

Baca Juga: Pecel: Kuliner Nusantara yang Segar, Nikmat, dan Sehat

Secara teori, manusia mencapai ketinggian akhir pada usia 18 hingga 20, dan setelah itu berhenti tumbuh.

Hal itu karena adanya pelat pertumbuhan di ujung tulang panjang pada tubuh, yang berkembang hingga menyebabkan tinggi badan bertambah.

Namun, lempeng pertumbuhan itu biasanya akan berhenti tumbuh setelah mencapai usia 18 tahun.

Demikanlah pentingnya memperhatikan asupan makanan pada usia anak. Dan, selalu ingat jangan konsumi gula berlebih.***(KKT)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X