WartaPesona.com - Tak perlu merogoh kocek dalam untuk mendapatkan makanan kaya gizi dan nutrisi. Tempe dan tahu saja sudah cukup. Betulkah?
Bicara soal asupan gizi dan nutrisi, memang menuntut porsi makanan yang sehat dan seimbang. Tapi, tidak harus mahal.
Sejak lama pemerintah menggaungkan makan tempe dan tahu bisa memenuhi kebutuhan gizi. Namun, sekali lagi dalam pemenuhan gizi seimbang setiap makanan tidak bisa berdiri sendiri.
Baca Juga: Gerindra Menyebut Erick Thohir sebagai Cawapres Potensial Prabowo
Selalu diperlukan makanan lain, sehingga angka kecukupan gizi (AKG) bisa terpenuhi. Mulai dari sayuran hingga buah-buahan.
Tempe dan tahu yang sejak lama jadi makanan favorit di Jawa, punya kandungan gizi yang cukup tinggi.
Mengutip laman yankes.kemkes.go.id, tempe dan tahu yang berbahan dasar kedelai punya kandungan protein 14 gram pada setiap 100 gram tempe, dan tahu 10,9 gram.
Kemudian, kacang hijau yang bisa diolah jadi sup atau bubur mengandung protein sebesar 8,7 gram per 100 gramnya.
Selain tempe tahu dan kacang hijau, makanan murah meriah yang kaya gizi lainnya adalah Hati Ayam.
Jeroan ayam yang biasa dijual terpisah dari dagingnya ini punya protein sebesar 27,4 gram per 100 gramnya. Lebih besar dari daging ayam yang proteinnya hanya 18,2 gram.
Baca Juga: Mengenal Diri Sendiri: Mengapa Memahami Psikologi Diri Penting untuk Pertumbuhan Pribadi
Beragam ikan air tawar yang familiar juga mengandung protein yang tinggi. Seperti ikan lele dan kembung, yang nilai gizinya hampir sama dengan ikan salmon.
Untuk buahnya juga tak harus mahal pula. Jambu biji yang banyak dijual di pasar tradisional, bahkan kaya vitamin, protein, serat, dan kalsium.
Jambu biji juga mengandung magnesium, kalium, vitamin A, B, C, E, dan K, serta mineral seperti selenium, zinc, dan mangan.
Artikel Terkait
Makan Makanan Pedas dan Sesak Napas: Perlu Diperhatikan
Manfaat Konsumsi Ikan Gabus Setelah Operasi: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Ustad Irwan Mahmud di Masjid Baiturrahim Komplek Angkasa Pura, Ungkap Makhorijul Huruf. Ini Penjelasannya.
Mitos atau Fakta: Apakah Makan Malam Bikin Gendut?
Transformasi Digital dalam Industri Kecantikan: Peran Machine Learning
Keikhlasan: Menggali Makna dan Pentingnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Kekuatan Pikiran: Memahami Psikologi Positif dan Dampaknya dalam Kehidupan Sehari-hari
Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan: Mengembalikan Nilai-nilai Dasar dalam Kehidupan
Makan Sambil Tiduran: Apakah Boleh atau Tidak Bagi Kesehatan Anda
Mengenal Diri Sendiri: Mengapa Memahami Psikologi Diri Penting untuk Pertumbuhan Pribadi