Haji Djamhari lalu bereksperimen. Dia menghaluskan cengkih, lalu mencampurnya dengan tembakau.
Kemudian melintingnya dengan kulit jagung kering, atau klobot, dan mengikatnya dengan benang, lalu dibakar, dan dihisap.
Ketika dibakar, lintingan tembakau dan cengkih tersebut mengeluarkan bunyi kretek, atau kemresek, sehingga menjadi nama kretek. *(SA/K)
Artikel Terkait
PDI Perjuangan Bangun Gedung Perjuangan Rakyat, Berjarak Tak Jauh dari Lokasi Museum SBY Ani di Pacitan
Kebakaran Hari Ini Melanda Museum Nasional Jakarta, Malam Ini Upaya Penyelamatan
Kisah Museum Nasional Indonesia: Kebakaran dan Koleksi Berharga yang Terancam
Mengunjungi Museum Batik Pekalongan Jawa Tengah, pelestari batik bersertifikat UNESCO
Museum Tsunami Aceh menyimpan kisah pilu bencana besar Desember 2004
Sejarah Gedung Museum Sumpah Pemuda di Jalan Kramat Raya Nomor 106 Jakarta, bekas rumah kost pelajar Indonesia
Gedung Museum Sumpah Pemuda di Kramat Raya Jakarta pernah jadi toko bunga dan hotel, ceritanya begini