Daya Magis Bang Dodo Belum Aktif, Portugal Ditahan Kongo

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Kamis, 18 Juni 2026 | 06:48 WIB

Baca Juga: Investasi Lebih Dari Rp5 Ribu Triliun Siap Masuk ke Iran Setelah Berdamai dengan Amerika

"Bang Dodo, ini mungkin Piala Dunia terakhirmu. Kasihan fans Indonesia kalau pulang cuma bawa hasil seri."

"Siap, Coach!" kata Bang Dodo sambil membayangkan jurus gol penghancur alam.

Di kubu Kongo, Desabre memberi motivasi. "Jauh-jauh dari Prancis aku melatih kalian, masa pulang cuma jadi korban highlight Ronaldo?"

"Oke gas!" kata anak buahnya.

Babak kedua berubah menjadi latihan menyerang Portugal versus latihan bertahan Kongo. Portugal terus menggempur. Ronaldo dan kawan-kawan menyerang dari segala arah. Namun Kongo ternyata memasang Benteng Lima Pendekar Hitam: Tuanzebe, Kapuadi, Masuaku, Mbemba, dan Wen-Biss.

Mereka berdiri seperti tembok kerajaan yang dibangun pakai campuran semen, baja, dan doa ibu.

Lionel Mpasi-Nzau di bawah mistar gawang berubah menjadi pendekar jurus tangan seribu penyelamatan. Semua bola ditepis, ditangkap, atau diusir sejauh mungkin.

Begitu dominannya Portugal, Diogo Costa nyaris menganggur. Kalau diperbolehkan, mungkin dia sudah membuka kursi lipat dan menyeruput kopi di depan gawang.

Bola hampir terus berada di wilayah Kongo. Namun semakin diserang, benteng Afrika itu justru makin sulit ditembus.

Portugal akhirnya frustrasi. Dua kartu kuning muncul menjelang laga usai. Jurus Emosi Membara mulai keluar.

Sayangnya, gol kemenangan tak kunjung datang. Peluit panjang berbunyi. Skor tetap 1-1.

Fans Ronaldo pun kecewa karena Bang Dodo belum berhasil mengeluarkan daya magisnya. Apalagi rival abadinya, Lionel Messi, sudah lebih dulu bikin keributan dengan mencetak tiga gol.

Meski begitu, Portugal masih memimpin Grup K bersama Kongo. Bang Dodo kemungkinan masih mencari di mana jurus pamungkasnya tersimpan. Bisa jadi tertinggal di ruang ganti Houston, atau mungkin sedang menunggu update versi terbaru. Yang jelas, malam itu Jurus Gol Sakti Belum Berfungsi.

Di laga lain grup L, Inggris pesta gol usai mengalahkan Kroasia 4-2. Empat gol Inggris masing-masing dicetak Hary Kane dua gol, Bellingham, dan Rashford.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 08:43 WIB

Sejarah Tahun Baru Islam, Waktunya Pejabat Hijrah

Selasa, 16 Juni 2026 | 08:25 WIB

Pesan Profetik Film Jangan Buang Ibu

Senin, 15 Juni 2026 | 07:33 WIB

Amar Brkic, Garuda Muda dari Frankfurt

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:57 WIB

Membaca Sumpah "Demi Allah" Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 15:41 WIB

Kisah 108 Solusi Presiden Prabowo Subianto

Senin, 8 Juni 2026 | 10:02 WIB

Mengapa Dolar AS Menembus Rp18.000?

Sabtu, 6 Juni 2026 | 11:07 WIB

Memelihara Harapan di Tengah Kesulitan

Sabtu, 6 Juni 2026 | 09:54 WIB

Belajar Merawat Alam dari Leluhur Nusantara

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:12 WIB
X