Andri Mulyono Tersangka Kelima Skandal Megakorupsi di Badan Gizi Nasional

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:22 WIB
(Ilustrasi AI/Riosadi Jamani)
(Ilustrasi AI/Riosadi Jamani)

Baca Juga: Gerakan Mahasiswa Hidayatullah Menggelar NGL Batch III, Siapkan Mahasiswa Untuk Indonesia Emas 2045

Sebelum Andri Mulyomo masuk daftar tersangka, Kejaksaan Agung lebih dulu menetapkan empat nama lain. Mereka adalah Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung, serta Asep Yusuf Somantri yang brtindak selaku kacung Sony.

Sekarang ini jumlah tersangka menjadi lima orang. Lengkap sudah formasi tim inti. Kalau ini klub sepak bola, mungkin sudah cukup untuk main futsal. Bedanya, ini bukan mengejar bola, melainkan dikejar penyidik.

Yang membuat rakyat semakin emosional adalah fakta bahwa 21.801 motor listrik tersebut sudah terlanjur tersebar ke berbagai daerah dan digunakan untuk operasional. Motor-motor itu juga tidak akan disita.

Jadi nanti rakyat masih bisa melihat motor-motor itu melintas gagah di jalan. Motor lewat. Rakyat melongo. Lalu muncul pertanyaan dalam hati, "Itu kendaraan operasional atau museum berjalan dari dugaan markup Rp1 triliun lebih?"

Lebih menarik lagi, nama Andri dan pihak terkait ternyata bukan benar-benar wajah baru bagi penegak hukum. Mereka pernah dipanggil sebagai saksi dalam perkara korupsi bantuan sosial (Bansos) tahun 2020.

Mendengar fakta itu, rakyat langsung merasa sedang menonton sinem elektronik (Sinetron) yang pemerannya itu-itu lagi. Judul berubah. Kasus berubah. Tetapi, pemainnya kadang masih muncul di episode berikutnya.

Kalau seluruh dugaan ini nantinya terbukti di pengadilan, yang dirugikan bukan hanya keuangan negara. Yang dirampok adalah kepercayaan rakyat. Karena uang Rp1,03 triliun itu bukan uang jatuh dari langit. Itu uang pajak, uang utang negara, uang yang seharusnya membantu program publik.

Sedangkan rakyat semakin melarat, lalu disuruh aktif bayar pajak. Memang suek dah..!

Skandal BGN ini menjadi pengingat pahit. Korupsi tidak selalu datang membawa karung uang. Kadang ia datang memakai jas rapi, membawa dokumen tender, lalu tersenyum manis di depan kamera. Berwajah malaikat, padahal setan yang nyata.***

*Rosadi Jamani ialah Ketua SATUPENA Kalimantan Barat

Artkel opini tersebut tidak mewakili pandangan redaksi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Amar Brkic, Garuda Muda dari Frankfurt

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:57 WIB

Membaca Sumpah "Demi Allah" Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 15:41 WIB

Kisah 108 Solusi Presiden Prabowo Subianto

Senin, 8 Juni 2026 | 10:02 WIB

Mengapa Dolar AS Menembus Rp18.000?

Sabtu, 6 Juni 2026 | 11:07 WIB

Memelihara Harapan di Tengah Kesulitan

Sabtu, 6 Juni 2026 | 09:54 WIB

Belajar Merawat Alam dari Leluhur Nusantara

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:12 WIB

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 5 Juni 2026 | 06:39 WIB

Menguji Ramalan Leluhur di Tengah Zaman Kacau

Selasa, 2 Juni 2026 | 10:47 WIB

Tan Malaka dan Keberanian Berpikir

Selasa, 2 Juni 2026 | 09:10 WIB
X