Istilah Teteh dalam Budaya Tradisional Sunda, Ungkapan Rasa Hormat dan Cinta pada Perempuan Lebih Tua

photo author
Tim WartaPesona, Warta Pesona
- Senin, 6 Februari 2023 | 00:21 WIB
Makna dan Sejarah Panggilan Teteh dalam Budaya Sunda / wartapesona.com (Foto : Freepik/Jhonstocker)
Makna dan Sejarah Panggilan Teteh dalam Budaya Sunda / wartapesona.com (Foto : Freepik/Jhonstocker)

Baca Juga: Terinfeksi HIV AIDS Mahasiswa ber-KTP Bandung, Jumlahnya Sampai Ratusan Termuda Usia 20 Tahun, Kok Bisa?


Semua panggilan ini digunakan sebagai sebutan akrab dan penghormatan terhadap ibu atau perempuan tua dalam budaya setempat.

Namun, penggunaan dan makna masing-masing panggilan ini bisa berbeda-beda sesuai dengan budaya dan tradisi setempat.

Apa bedanya "teteh" dan "ceuceu" ?

Kedua kata "teteh" dan "ceuceu" adalah panggilan untuk ibu atau perempuan yang lebih tua dalam budaya Sunda, namun mereka memiliki makna yang berbeda.

Baca Juga: Dewa 19 Sukses Pesta Rakyat 30 Tahun di Jakarta. 5 Maret di Bandung : Ada Ahmad Dhani, Tyo Nugros, Ari Lasso

"Teteh" lebih sering digunakan sebagai sebutan akrab dan penghormatan terhadap ibu atau perempuan tua.

"Ceuceu" lebih merupakan sebutan akrab dan tidak terlalu formal bagi ibu atau perempuan tua.

Kedua kata ini menunjukkan rasa hormat dan cinta terhadap ibu atau perempuan tua dalam budaya Sunda, namun penggunaannya bervariasi tergantung pada individu dan situasi tertentu. *** (SA)

 
 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tim WartaPesona

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X