- Nama Pimpinan: KH. Syafriadi Noor, M. Hi
- Alamat: Desa Kondangsari, Kec. Beber, Kab. Cirebon, Jawa Barat.
- Tingkat Pendidikan: SMP dan SMA
- Biaya
- Pembangunan: Rp. 4.500.000
- Buku dan Kitab: Rp. 1.300.000
- Seragam khas pondok dan Olahraga: Rp. 300.000
- Asrama (kasur, lemari, dan seprai): Rp. 3.500.000
- Kegiatan OPPPMA: Rp. 500.000
- SPP dua bulan: Rp. 2.000.000
- Total: Rp. 12.100.000
- Biaya bulanan: Rp. 1.000.000
Pondok Pesantren Darussalam, Garut.
Seluruh program pondok pesantren Darussalam, Garut dikemas secara terpadu dan terprogram selama 24 jam. Kegiatan yang diunggulkan antara lain: angklung, perkusi, programing dan application di mana santri diajarkan cara membuat dan menjalankan sebuah aplikasi. Sekolah formal: PAUD, RTA/TPA, MDT, Darul Aitam, dan TMI.
- Pimpinan: KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, MA.
- Lokasi: Jl. Bandung – Tasikmalaya KM 60, Sindangsari, Kersamanah, Kab. Garut, Jawa Barat.
- Biaya Masuk: Rp. 200.000 (hanya pendaftaran).
- Biaya Bulanan: Rp. 650.000 (termasuk infaq).
Pondok Pesantren Ummul Qura, Bogor.
Program pendidikan di pesantren ini mencakup jenjang Tsanawiyah dan Aliyah, dua jenjang yang diatur dalam kebijakan pesantren tentang wajib belajar enam tahun.
- Pimpinan: KH. Helmy Abdul Mubin, Lc.
- Didirikan pada 10 Juli 1994
- Alamat: Kp. Banyusuci, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat.
- Biaya Pendaftaran:
- Biaya Pendaftaran: Rp. 400.000
- Uang Bangunan: Rp. 6.000.000
- Uang Makan: Rp. 800.000/bulan
- Uang Laundry: Rp. 90.000/bulan
- Uang PHBI: Rp. 350.000/tahun
- Uang Lemari: Rp. 200.000/tahun
- Uang Organisasi: Rp. 370.000/tahun
- Uang PORSENI: Rp. 120.000/tahun
- Uang majalah santri: Rp. 150.000/tahun
- Jumlah: Rp. 8.600.000
Pondok Pesantren Daarul ‘Uluum Lido.
Pondok Pesantren ini didirikan pada 24 Juni 1996 oleh (alm) KH. Ahmad Dimyati. Pesantren ini mengelola lembaga pendidikan mulai tingkat anak usia dini (RA) sampai tingkat dasar dan menengah bernama TMI (Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah) yang menaungi SMP, MTs, MA, dan Tahfidz Qur’an.
Dilengkapi dengan fasilitas yang nyaman dan menunjang kegiatan santri, seperti masjid jami’ pesantren, asrama santri, asrama guru, dapur santri, kantin, lapangan olah raga, aula, kelas, perpustakaan, laboratotium, agrowisata, tailor, dsb.
Santri dididik agar memiliki kompetensi dasar dalam penguasaan ilmu-ilmu agama (Al-Uluum At-Tanziliyyah) dan ilmu-ilmu alam (Al-Ilmu Al-Kauniyyah).
- Pendiri: (alm) KH. Ahmad Dimyati.
- Lokasi: jl. Mayjen HR Edi Sukma KM 22 Muara, Ciburury, Cigombong, Bogor, Jawa Barat.
- Biaya Masuk:
- Infaq dan Sarana Pendidikan (IBSP) + Lemari = Rp. 4.750.000
- Infaq Penyelenggaraan Pendidikan (IPP) (Per Bulan)‒Biaya pendidikan, biaya pemondokan, biaya air dan listrik, uang makan 3x sehari, POSKESTRTEN: Rp. 700.000
- Pemeliharaan Komputer (1 tahun): Rp. 120.000
- Iuran HISADA (1 tahun): Rp. 240.000
- Jumlah: Rp. 5.930.000
- Biaya Perlengkapan (Buku paket, mushaf Al-Qur’an, bahan seragam pesantren, Seragam olahraga, kasur):
- MTs/SMP: Rp. 3.350.000
- Intensif: Rp. 2.800.000
Pondok Pesantren Modern Al-Umaana, Sukabumi.
Pondok pesantren ini mulai dibuka bulan agustus 2014, pondok pesantren Al-Umaana merupakan pondok pesantren modern yang tentu saja menggunakan kurikulum dari Kemendikbud sekaligus kurikulum khas pondok pesantren itu sendiri. Lain dari pada biasanya, pesanten Al-Umaana sangat kental dengan nuansa alam. Hal ini bisa dilihat dari mayoritas bangunan yang menggunakan bambu termasuk dalam asrama santri maupun asrama pengajar, dengan tujuan menciptakan suasana yang nyaman dalam pembangunan akhlakul karimah.
Keunikan pesantren ini dibandingkan pesantren lain ialah diajarkannya bahasa Jepang, Mandarin, Arab dan inggris. Selain itu diajarkan pula agrobisnis di mana para santri belajar cara bercocok tanam, berternak, serta mengelola usaha yang diproduksi oleh para santri.
Artikel Terkait
Ingin Dapat Uang Kertas Baru Tahun 2022? Ini Cara Mendapatkannya
Bank Indonesia Luncurkan 7 Uang Rupiah Baru, Masih Berlakukah Uang Lama ?
Harga Tiket Pesawat Naik Drastis, Ini Yang Dilakukan Presiden Jokowi
Daftarkan Diri Jadi Calon Ketua Umum HIPMI, Anggawira Menjadikan HIPMI Sumber Daya Kepemimpinan Nasional
Sandiaga Uno di Acara PPI Dunia, Kemenparekraf Menarget Tahun ini Ada 1.1 Juta Lapangan Kerja Baru