WartaPesona.com - Kabar hebohnya tiket pesawat yang naik secara drastis membuat Presiden Jokowi turun tangan dan sentil Menteri Perhubungan.
Selain itu harga tiket pesawat yang terus naik akan terjadi peningkatan juga terhadap inflasi di Indonesia.
Presiden Jokowi langsung bertindak kepada Menteri Perhubungan, banyak keluhan yang diterima oleh Presiden Jokowi dan minta masalah ini segera diselesaikan.
Akhir-akhir ini memang banyak informasi di masyarakat tentang keluhan naiknya tiket pesawat.
Dikutip dari Pikiran Rakyat dalam artikel yang berjudul 'Jokowi Sentil Menhub Gegara Harga Tiket Pesawat Mulai Naik: Langsung Saya Beraksi' bahwa Jokowi juga turut menyentil perusahaan pelat merah, Garuda Indonesia.
Baca Juga: Bank Indonesia Luncurkan 7 Uang Rupiah Baru, Masih Berlakukah Uang Lama ?
Orang nomor satu di Indonesia ini mengintruksikan pada Menteri BUMN Erick Thohir untuk memberi arahan pada PT Garuda Indonesia untuk menambah armada.
Hal itu dimaksudkan agar harga tiket bisa lebih stabil dan terjangkau untuk masyarakat.
"Garuda, Menteri BUMN juga saya sampaikan segera tambah pesawatnya agar harga bisa kembali pada keadaan normal," katanya.
Namun Jokowi tak serta merta menitik beratkan pada penambahan pesawat.
Baca Juga: Ingin Dapat Uang Kertas Baru Tahun 2022? Ini Cara Mendapatkannya
Dia menyebut harga Avtur sebagai bahan bakar pesawat yang mulai naik, jadi salah satu faktor meningkatnya harga tiket pesawat.
Harga minyak dunia memang mengalami peningkatan usai konflik antara Rusia dengan Ukraina meningkat.
"Meskipun itu tidak mudah, karena harga Avtur internasional juga tinggi," katanya.***(Nopsi Marga/Pikiran Rakyat.com) (AA)
Artikel Terkait
Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Dirumah Dinasnya, Ada Motif yang Lebih Besar ?
Kapolri : Kasus Kematian Brigadir J. Ferdy Sambo Merusak Citra POLRI
Pengacara Brigadir J : Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi Suap Beberapa Pihak Setelah Bunuh Brigadir J
Ingin Dapat Uang Kertas Baru Tahun 2022? Ini Cara Mendapatkannya
Bank Indonesia Luncurkan 7 Uang Rupiah Baru, Masih Berlakukah Uang Lama ?