1. Hindari kontak dengan hewan yang dapat menjadi reservoir virus (termasuk hewan yang sakit atau yang ditemukan mati di daerah di mana cacar monyet terjadi).
2. Hindari kontak dengan bahan apa pun, seperti tempat tidur, yang pernah bersentuhan dengan hewan yang sakit.
3. Pisahkan pasien yang terinfeksi dari orang lain yang mungkin berisiko terinfeksi.
4. Lakukan cuci tangan yang baik dan benar setelah kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.
5. Menggunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien yang terinfeksi.
6. Memasak daging dengan benar dan matang.
Baca Juga: Setelah Viral Data Indihome Bocor, Kali ini Ada Info, Data BIN dan Kepolisian Bocor Juga
Cacar monyet pada umumnya dapat sembuh sendiri dalam dua sampai empat pekan, hal tersebut dengan catatan tak ada infeksi tambahan dan tak ada komorbid.
Penyakit monkeyfox tergolong ke dalam penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi.
Menurut Kemenkes, Indonesia juga sedang memroses untuk pengadaannya dan harus melalui rekomendasi dari Badan POM.
Saat ini, pemeriksaan PCR untuk Monkeypox baru bisa dilakukan di dua lokasi, yakni di laboratorium rujukan nasional BKPK Kemenkes dan laboratorium Institut Pertanian Bogor.
Kemenkes juga akan menyiapkan 10 laboratorium tambahan dan 1200 reagen untuk pemeriksaan Monkeypox.*** (Deni Purnomo/Pikiran Rakyat.com)(AA)
Artikel Terkait
Pelatih Chelsea, Tuchel : Kekalahan Telak Chelsea atas Leed United Karena Anak Buahnya Tidak Disiplin
Setelah Viral Data Indihome Bocor, Kali ini Ada Info, Data BIN dan Kepolisian Bocor Juga
8 Orang Diamankan KPK atas Kasus Suap Rektor UNILA, Begini Kronologi Operasi Tangkap Tangan Diduga 5 Milyar
Jalan-jalan yang Tidak Bisa Dilewati di Bandung Mulai 22 Agustus 2022, Dimana Saja?
Sandiaga Uno Membocorkan Pemerintah Sedang Mempertimbangkan Tawaran BBM dari Rusia, Memang Lebih Murah?