Baca Juga: Gebyar Ramadhan di Kota Blora, Pengunjung Langsung Jatuh Hati dengan Produk UMKM
Sebagaimana dalam Surat Al Maidah 42 dan diteruskan pada ayat 63 dinyatakan sebagai “Pendengar kebohongan, pemakan fitnah" dan "Sungguh, sangat buruk apa yang mereka perbuat."
Keempat, menjaga anggota badan lainnya dari berbuat dosa. Anggota badan ini seperti kedua tangan dan kedua kaki.
Kelima, tidak makan yang berlebih atau banyak ketika berbuka puasa. Dengan menjaga sahwat perut ketika berbuka, sehingga tidak menjadi orang yang berlebih-lebihan dan kemudian akan mendapatkan rahmat ketika makan.
Keenam, apabila setelah berbuka puasa, hati senantiasa tertanam rasa pengharapan akan rahmat dan rasa takut akan azab Allah SWT. *** (AC).
Penulis : Achmad Chusanudin
Artikel Terkait
Kelezatan Putu Mangkok,Sajian Istimewa Ramadhan dari Kepulauan Riau, Berikut Resepnya
Menikmati Suasana Ramadhan yang Mendalam di Makam Surgi Mufti:Destinasi Wisata Religi yang Penuh Makna
Lezatnya Bubur Kanji Rumbi - Kuliner Khas Aceh untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
Gebyar Ramadhan di Kota Blora, Pengunjung Langsung Jatuh Hati dengan Produk UMKM
Keutamaan Sholat Tarawih di Setiap Malam di Bulan Ramadhan