Teh dari biji hanjeli kering juga dipercaya bisa menyembuhkan penyakit kutil, hati, radang paru-paru, lobar pneumonia, appendicitis, rheumatoid arthritis, beri-beri, diare, oedema dan sulit kencing.
Baca Juga: PON Aceh Sumut 2024 digelar September, sejumlah venue mulai diperbaiki
Semua bagian dari tanaman hanjeli ini bahkan diketahui bisa menyembuhkan kanker, dan akarnya bisa mengobati gangguan menstruasi.
Akar tanaman hanjeli juga diketahui bisa menyembuhkan penyakit cacingan.
Selain itu, biji hanjeli yang dikeringkan juga bisa dibuat menjadi kopi, dan jika difermentasi bisa menjadi minuman bir.
Bagi masyarakat di Jawa Barat, hanjeli yang difermentasi biasa dijadikan sebagai tape, dan sale.
Dengan berbagai manfaatnya tersebut, sekiranya tanaman hanjeli sangat potensial dikembangkan melalui sektor industri pangan dan pengobatan. *(SA/K)
Artikel Terkait
Tanaman hias bisa jadi potensi bisnis pelaku UMKM, langkahnya begini
Manfaat tanaman Kumis Kucing, mampu membersihkan ginjal dari zat berbahaya
Eceng gondok, tanaman hias di kolam air yang bisa berubah jadi gulma, punya banyak manfaat
Dampak negatif tanaman eceng gondok, mengganggu saluran irigasi hingga penyebaran penyakit
Manfaat tanaman Brotowali, menjaga kesehatan hati dan mengontrol gula darah
Kecombrang, tanaman rempah yang mudah tumbuh potensial di pasar ekspor
Hanjeli, tanaman pangan pendamping beras yang lebih kaya manfaat, punya khasiat herbal
Sabut kelapa jangan dibuang, bisa dibuat pupuk organik cair, cocok untuk tanaman buah
Tanaman hanjeli pengganti beras bisa tumbuh di semua jenis lahan, tahan kekeringan
Ini kelebihan tanaman hanjeli sebagai bahan pangan, kaya gizi dan fungsional