"Mereka juga harus mengembalikan modal karena ini modal berputar, agar secara reguler bisa diberikan kepada yang lain," kata Iim Rusyamsi.
Menurut Ketum OKOCE tersebut, dengan program itu diharapkan pelaku UMKM kecil bisa berkembang, membuka lapangan kerja baru, yang pada gilirannya mereka akan berbalik untuk bersedekah dan berinfaq di masjid.
Iim Rusyamsi mengatakan, program Modal Berkah Tanpa Riba diperuntukkan justru bagi pelaku UMKM kecil yang belum bisa mengakses permodalan dari perbankan.
Sementara itu selain di masjid Jogokaryan, program serupa saat ini juga sudah bergerak di 10 masjid di Jakarta.
Diharapkan, program Modal Berkah Tanpa Riba OKOCE ini akan berkembang ke seluruh masjid yang ada di Indonesia.
Program Modal Berkah Tanpa Riba OKOCE bekerja sama dengan Masjid Jogokaryan Kota Yogyakarta, sebelumnya secara resmi diluncurkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. ***
Artikel Terkait
Diinisiasi Sandiaga Uno, OK OCE Cetak 480.765 Wirausaha & Serap 1.469.937 Tenaga Kerja di Nusantara
Sandiaga:6Tahun OK OCE, Sudah Dikenal Luas Dari Sabang-Merauke
Iim Rusyamsi, Ketum OK OCE Indonesia : Bersama Komunitas Penggerak, Menciptakan Lebih Banyak Lapangan Kerja
Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi Hadiri Pencatatan Perdana Saham PT Hassana Boga Sejahtera Tbk di BEI
Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi : 5 Dukungan untuk UMKM Agar Tetap Bertumbuh di Pasca Pandemi
Kolaborasi Inspiratif: Peluang Bisnis OK OCE x KK Indonesia Membangun Komunitas Wirausaha
Sandiaga Uno: Harmoni Legendaris Rhoma Irama, Dipha Barus, dan Dewa Budjana Berkolaborasi dalam Proyek Epik
Sandiaga Uno luncurkan program Modal Berkah di Masjid Jogokaryan, bantu UMKM hadapi tingginya harga bahan baku