"Mereka ini berarti akan menjadi penganggur, sehingga itulah pentingnya inovasi pendidikan kewirausahaan yang dilakukan sejak kelas 1 untuk siswa tidak mampu," kata Sri Sultan.
Menurut Sri Sultan, program tersebut juga terinspirasi dari kegelisahannya melihat anak-anak desa pergi mencari pekerjaan ke kota.
Sementara ketika terjadi bencana atau apapun yang berujung PHK, mereka akan kembali di desa. Sedangkan di desa tidak ada lapangan pekerjaan.
"Itulah mengapa, pentingnya mendidik calon wirausaha baru sejak SMK, yang nantinya diharapkan bisa membuat lapangan kerja baru di desanya," kata Sri Sultan.
Sekadar informasi, program Momenku Berkelas juga menjadi salah satu program unggulan dari Pemda DIY dalam rangka Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia KemenPAN-RB. ***(KKT)
Artikel Terkait
Diinisiasi Sandiaga Uno, OK OCE Cetak 480.765 Wirausaha & Serap 1.469.937 Tenaga Kerja di Nusantara
Angela Tanoesoedibjo Wamenparekraf Harap Poltekpar Medan "Cetak" Lulusan Berjiwa Wirausaha
Program WIDURI Ekraf Kemenparekraf : Meningkatkan Pelatihan Wirausaha Demi Masa Depan yang Gemilang
Mengapa binsis perlu menerapkan ekonomi berkelanjutan, manfaat dan untung-rugi
Tak mau ketinggalan, Pramuka DIY mulai garap bidang wirausaha UMKM, ikut andil ciptakan ekosistem Society 5.0
Kolaborasi Inspiratif: Peluang Bisnis OK OCE x KK Indonesia Membangun Komunitas Wirausaha
Jadi syarat negara maju, Kemenkop UKM kejar target jumlah rasio wirausaha baru capai 3,95 persen hingga 2024