IMT-GT 2023 selesai digelar, BPJPH dukung pemanfaatan AI dan Blockchain perkuat jaminan produk halal

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Kamis, 6 Juli 2023 | 12:38 WIB
Ilustrasi teknologi  Artificial Intelligence (AI) ( freepik.com)
Ilustrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) ( freepik.com)

WartaPesona.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI mendukung sejumlah kesepakatan forum IMT-GT untuk memperkuat Jaminan Produk Halal (JPH).

Utamanya, untuk memperkuat sektor produk halal dengan inovasi dan transfer teknologi melalui pengembangan Artificial Intelligence (AI) dan Blockchain.

BPJPH juga mengaku akan segera menindaklanjuti hasil kesepakatan forum IMT-GT untuk menjadikan AI dan teknologi Blockchain sebagai salah satu konsen penting dalam sinergi pengembangan produk halal ke depan.

Baca Juga: Indahnya Kota Zurich di tepian danau biru, bisa bersantai di atas kapal pesiar menikmati pemandangan

"Tindak lanjut dengan pembahasan spesifik dalam framework IMT-GT," kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, dikutip dari laman Kemenag RI, Kamis (6/7/2023).

IMG-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle) adalah hubungan kerja sama antara tiga negara atau trilateral yang kali ini membahas penguatan di sektor produk halal.

IMGT-GT ke-17 baru saja selesai digelar di Bandarlampnung, pada 2-5 Juli 2023.

Bersamaan dengan agenda tersebut, Indonesia sebagai tuan rumah juga melangsungkan The 3rd Strategic Halal Industry Collaboration Task Force (SHICTF) 2023.

Baca Juga: Mengenal Tari Pendet dari Bali yang sering tampil di acara penting

Menurut Aqil, forum IMT-GT juga merumuskan berbagai kesepakatan sinergis lain. Di antaranya menjajaki kerja sama integrated blockchain system antara 3 negara.

Kemudian, forum sepakat untuk memperkuat kebijakan halal negara anggota yang berkaitan dengan internal policy, programs, and regulations.

Kecuali itu juga, memperkuat data ekspor impor produk halal, serta memadukan dan mengimplementasikan standar halal bersama antar tiga negara.

Aqil mengatakan, bahwa pemanfaatan teknologi AI dan blockchain saat ini memang merupakan sebuah keniscayaan.

Baca Juga: Operasi bedah bisa dilakukan jarak jauh dengan teknologi robotik telesugeri, dokter tak harus di ruang pasien

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB
X