Aqil menyebutkan, dalam waktu dekat 104 Lembaga Halal Luar Negeri dari 44 negara akan bekerjasama saling pengakuan standar halal.
Sementara Kepala LNSW Mochammad Agus Rofiudin menunjukkan bahwa realisasi ekspor 952 sampai hari ini sudah mencapai 1.356 jumlah PEB, tersebar ke berbagai belahan dunia.
“ Untuk komoditas ekspor produk halal perkembangannya sudah sangat bagus, dari sebelumnya hanya 2 perusahaan saat ini sudah mencapai 95 perusahaan," ungkap Agus Rofiudin.
"Pertemuan ini untuk mempercepat perusahaan-perusahaan yang belum mencantumkan sertifikat halalnya di dokumen PEB agar segera mencantumkan sehingga secara statistik tervalidasi dengan baik," sambungnya.
Hadir dalam pertemuan ini Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal, Siti Aminah, serta perwakilan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Indonesia Halal Lifestyle Center, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia, Koperasi Komunitas Warteg Nusantara serta perwakilan asosiasi lainnya. (Farhan)
Artikel Terkait
Gus Men : Alhamdulillah Misi Haji 2023 Dimulai. Kuota Haji Sebesar 221.000 Jemaah dan Tanpa Pembatasan Usia
Digelar Muktamar Haji di Saudi, Ulama Indonesia: Kemungkinan Penyembelihan Hewan Dam di Tanah Air
Komitmen Itjen Kemenag dan Baznas Untuk Perkuat Pengawasan Organisasi Pengelola Zakat
Haji Pintar Dapat Penghargaan Sebagai Aplikasi Haji Terbaik oleh Menteri Saudi, Simak Informasinya
Menteri Agama Usul Pembebanan Biaya Haji 2023 Sebesar 70% Kepada Jamaah dengan Pertimbangkan Prinsip Keadilan
Komnas Haji Sampaikan Kenaikan Biaya Demi Keberlangsungan Keuangan Haji juga Kemaslahatan
Kabar Baik! Kemenag Kebumen Akan Siap Bantu Fasilitasi Sertifikasi Halal Produk UMKM Difabel
Presiden Jokowi Tegaskan Biaya Haji Tahun 2023 Masih Dalam Proses Dikaji