Baca Juga: Es Serut jadi tren minuman musim panas di Korea, namanya bingsu, populer karena nilai historisnya
Sementara itu, dia mengatakan pula bahwa kondisi peserta Indonesia saat ini semua dalam keadaan aman dan tetap bersemangat.
Bahkan, menurutnya pada Senin (7/8) malam ini masih bisa menampilkan pertunjukan kesenian di panggung utama Jambore bersama 15 negara lain yang lolos seleksi.
Kemudian setelah dipindahkan ke lokasi yang aman dari badai Khanun, para peserta juga masih akan mengikuti beberapa agenda Jambore.
Sedangkan penutupan Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Korea Selatan direncanakan tetap dilakukan pada 11 Agustus 2023 malam, dengan penampilan konser K-Pop di Sangam World Cup stadion di Seoul.
Adapun pemulangan kontingen Indonesia ke Tanah Air juga tetap sesuai rencana, yaitu pada tanggal 12, 13, dan 14 Agustus 2023, dengan penerbangan masing-masing.
Seperti diberitakan sebelumnya, badai Khanun diprediksi melanda kawasan tempat berlangsungnya Jambore Pramuka ke-25 Sedunia di Bumi Perkemahan Sae Man-Geum, Korea Selatan, pada 9-10 Agustus 2023. ***(KKT)
Artikel Terkait
Meriahkan Jambore Nasional Gerakan Pramuka 14 Agustus 2022, Pasang Twibbon Resmi dan Download Logo juga Maskot
Tak mau ketinggalan, Pramuka DIY mulai garap bidang wirausaha UMKM, ikut andil ciptakan ekosistem Society 5.0
Peringatan Hari Pramuka ke-62 Tahun 2023, begini sejarahnya sejak zaman penjajahan Belanda
Jambore Sispala 2023 digelar di Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara, angkat tema Membangun Karakter Bersama Alam
Kontingen Indonesia peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Korea Selatan masih bertahan dari panas ekstrem
Ratusan peserta Jambore Pramuka Sedunia di Korea Selatan alami heat stroke akibat panas ekstrem, sudah pulih
Badai Khanun ancam Korea, peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Sae Man-Geum dievakuasi