Baca Juga: Tanaman Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan Mata
Selain itu, mobil listrik juga turut hadir sebagai bentuk bagian dari green destination. Menparekraf menilai bahwa tren pariwisata di Labuan Bajo akan positif setelah penyelenggaraan KTT ASEAN di sana.
Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo.
Sandiaga juga menekankan pentingnya konsep personalize, customize, localize, dan smaller in size dalam mengembangkan pariwisata di Labuan Bajo. Konsep ini mengedepankan pengalaman wisata yang personal dan lokal, serta pemanfaatan kapal phinisi sebagai daya tarik wisata utama.
Sandiaga menambahkan, keberadaan Komodo sebagai daya tarik utama juga harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan geliat ekonomi masyarakat dan menambah kesejahteraan masyarakat Labuan Bajo.
Baca Juga: Menelusuri Keindahan Alam Indonesia: Sebuah Perjalanan Melalui Pemandangan yang Memukau
Dengan demikian, pelibatan masyarakat khususnya pelaku UMKM dan juga faktor-faktor keberlanjutan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo.
Diharapkan, penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam hal meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif, maupun memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Hal ini sejalan dengan visi Indonesia sebagai tuan rumah KTT ASEAN 2023 yang berfokus pada kemajuan bersama di bidang ekonomi, politik, dan sosial-budaya di kawasan ASEAN.
Baca Juga: Menjaga Kesehatan dengan Diet Seimbang dan Berkelanjutan
Menurut Sandiaga, pengembangan sektor pariwisata di Labuan Bajo harus memberikan dampak positif terhadap masyarakat lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan menguatkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.
“Kita harapkan target dari total kunjungan sesuai dengan kapasitas Bandara Internasional Komodo 1,1 juta bisa tercapai, tapi yang harus diperhatikan adalah dampak dari ekonomi lokalnya, kepada lapangan kerja masyarakat.
UMKM setempat ini yang harus kita utamakan dan harus kita perkuat,” ujar Sandiaga.
Baca Juga: Monarki Absolut dan Monarki Konstitusional, Apa Perbedaanya?
Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya untuk memperkuat sektor UMKM di Labuan Bajo dengan memberikan dukungan dan bantuan dalam pengembangan usaha.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Tingkatkan Kolaborasi untuk Pemasaran Pariwisata Nusantara yang Berkualitas dan Berkelanjutan
Menteri Sandiaga Uno dan Presiden PKS Melihat Langsung Kreativitas Petani Milenial di Karawang
Menparekraf Sandiaga Uno: Tidak Ada Larangan Buka Puasa Bersama bagi Masyarakat Umum di Bulan Ramadan
Menparekraf Sandiaga Uno Jajal Wisata Arung Jeram di Desa Wisata Selamanik, Ciamis
Menparekraf Sandiaga Uno: JakCloth Lebaran 2023 Akan Membangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi
Sandiaga Uno: Mendorong Kebangkitan Ekonomi Desa Wisata Cibeusi Melalui Atraksi Budaya dan Keindahan Alam
Album 'Jernih' Menggaungkan Nilai Entrepreneur Qurani Melalui Musik, Menparekraf Sandiaga Uno Beri Apresiasi
Sandiaga Uno: Inklusi Keuangan Desa Wisata adalah Kunci Pemulihan Pariwisata yang Kuat
Sandiaga Uno Dorong Pelaku UMKM Untuk Menguasai Digital Marketing dan TikTok Demi Meningkatkan Perekonomian
Menparekraf Sandiaga Uno Berharap Solo Menari 2023 Memperkuat Diferensiasi Kota Solo sebagai Pusat Seni Budaya