Menparekraf Memastikan KTT ke-42 ASEAN Memberikan Dampak Positif bagi Masyarakat Labuan Bajo

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 10 Mei 2023 | 11:37 WIB
Menparekraf Sandi Uno tegaskan bahwa KTT ASEAN 2023 akan membawa dampak positif untuk Labuan Bajo. (kemenparekraf.go.id)
Menparekraf Sandi Uno tegaskan bahwa KTT ASEAN 2023 akan membawa dampak positif untuk Labuan Bajo. (kemenparekraf.go.id)

Baca Juga: Tanaman Antioksidan yang Baik untuk Kesehatan Mata

Selain itu, mobil listrik juga turut hadir sebagai bentuk bagian dari green destination. Menparekraf menilai bahwa tren pariwisata di Labuan Bajo akan positif setelah penyelenggaraan KTT ASEAN di sana.

Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo.

Sandiaga juga menekankan pentingnya konsep personalize, customize, localize, dan smaller in size dalam mengembangkan pariwisata di Labuan Bajo. Konsep ini mengedepankan pengalaman wisata yang personal dan lokal, serta pemanfaatan kapal phinisi sebagai daya tarik wisata utama.

Sandiaga menambahkan, keberadaan Komodo sebagai daya tarik utama juga harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan geliat ekonomi masyarakat dan menambah kesejahteraan masyarakat Labuan Bajo.

Baca Juga: Menelusuri Keindahan Alam Indonesia: Sebuah Perjalanan Melalui Pemandangan yang Memukau

Dengan demikian, pelibatan masyarakat khususnya pelaku UMKM dan juga faktor-faktor keberlanjutan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo.

Diharapkan, penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam hal meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif, maupun memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Hal ini sejalan dengan visi Indonesia sebagai tuan rumah KTT ASEAN 2023 yang berfokus pada kemajuan bersama di bidang ekonomi, politik, dan sosial-budaya di kawasan ASEAN.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan dengan Diet Seimbang dan Berkelanjutan

Menurut Sandiaga, pengembangan sektor pariwisata di Labuan Bajo harus memberikan dampak positif terhadap masyarakat lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan menguatkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.

“Kita harapkan target dari total kunjungan sesuai dengan kapasitas Bandara Internasional Komodo 1,1 juta bisa tercapai, tapi yang harus diperhatikan adalah dampak dari ekonomi lokalnya, kepada lapangan kerja masyarakat.

UMKM setempat ini yang harus kita utamakan dan harus kita perkuat,” ujar Sandiaga.

Baca Juga: Monarki Absolut dan Monarki Konstitusional, Apa Perbedaanya?

Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya untuk memperkuat sektor UMKM di Labuan Bajo dengan memberikan dukungan dan bantuan dalam pengembangan usaha.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X