WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa desa wisata kini bukan hanya menjadi destinasi menarik bagi wisatawan, tetapi juga merupakan penggerak utama dalam pemulihan pariwisata yang berdampak besar terhadap peningkatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Sandiaga mengatakan bahwa dalam upaya untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia, pemerintah fokus pada pengembangan desa wisata yang menjadi pusat perhatian dalam meningkatkan inklusi keuangan.
Inklusi keuangan akan membantu para pelaku usaha di desa wisata untuk memiliki akses ke permodalan yang memadai, serta memfasilitasi pengembangan dan diversifikasi produk wisata.
Baca Juga: Memahami Konsep dan Potensi Blockchain di Era Digital
Menurut Menparekraf, pengembangan desa wisata dapat dilakukan melalui berbagai upaya seperti pengembangan SDM dan infrastruktur, peningkatan kualitas produk wisata, serta pemberdayaan masyarakat melalui inklusi keuangan.
Dalam hal ini, pemerintah akan memfasilitasi peningkatan akses masyarakat desa wisata ke produk perbankan dan keuangan, sehingga para pelaku usaha di desa wisata dapat lebih mudah mengakses modal usaha yang dibutuhkan.
Sandiaga juga menekankan bahwa pengembangan desa wisata harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan budaya. Hal ini akan memberikan nilai tambah pada produk wisata dan memperkuat daya saing desa wisata di kancah internasional.
Baca Juga: 10 Etika yang Perlu Diikuti dalam Kuliah Online
Dalam rangka mengakselerasi pengembangan desa wisata di Indonesia, Menparekraf mengajak para pelaku usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program-program pembangunan desa wisata yang telah disiapkan oleh pemerintah.
Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan desa wisata di Indonesia dapat menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat.
Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa desa wisata bukan hanya sekadar destinasi wisata menarik, melainkan juga menjadi penggerak kebangkitan pariwisata dan peningkatan ekonomi yang berdampak besar terhadap peningkatan lapangan kerja.
Baca Juga: 10 Tips Sukses dalam Berkarir
Hal ini diungkapkan Sandiaga saat menjadi narasumber dalam talkshow bertajuk "Percepatan Pemulihan dan Pengembangan Ekonomi Jawa Tengah melalui Kemandirian Ekonomi Desa" pada Rapat Pleno dan Rakorda TPAKD Provinsi Jawa Tengah di Semarang, pada Kamis (27/4/2023).
Menurut Sandiaga, desa wisata menjadi salah satu pemenang di masa pandemi COVID-19 karena terbukti mengalami peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 30 persen. Hal ini karena desa wisata memiliki kekuatan dan karakteristik yang sesuai dengan tren pariwisata era baru yang personalize, customize, localize, dan smaller in size.
Artikel Terkait
Gempa Hari Ini di Mentawai Berkekuatan M 6,9, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Kapolres Bogor Ungkap Jumlah Kendaraan yang Masuk ke Puncak Selama Libur Panjang Hingga Penyebab Macet Horor
Polisi Cilegon Tangkap Pelaku Pungli di Kawasan Wisata Pantai Anyer. Trotoar Dipakai Untuk Parkir Motor Liar
Ditlantas Polda Banten Siapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way di Jalur Wisata Pantai Anyer dan Pantai Carita
BUMN Jasa Marga Imbau: Pastikan Saldo E-Toll Cukup agar Tidak Terjadi Antrean. 12.209 Mobil Kekurangan Saldo
Kebakaran Kampung Coklat di Blitar, Kerugian Melanda Lokasi Wisata Ini Ditaksir Rp500 Juta
Jangan Lupa! Ganjil Genap di Jakarta Diberlakukan Usai Libur Cuti Bersama Lebaran 2023, Ini 26 Titik Lokasinya
Antisipasi Puncak Arus Balik, Kereta Api Indonesia Siapkan Ratusan Ribu Tiket dengan Tarif Rendah Sampai 3 Mei
Album 'Jernih' Menggaungkan Nilai Entrepreneur Qurani Melalui Musik, Menparekraf Sandiaga Uno Beri Apresiasi
Memahami Konsep dan Potensi Blockchain di Era Digital