WartaPesona.com - Pada Selasa (25/5/2023) dini hari, wilayah Mentawai, Sumatera Barat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,9. Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini Tsunami untuk wilayah Sumut karena lokasi pusat gempa terletak di 177 km Barat Laut Kepulauan Mentawai-Sumbar dengan kedalaman 84 km.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, melaporkan bahwa gempa susulan terjadi sebanyak tujuh kali dengan kekuatan magnitudo terbesar M 4,6 hingga pukul 04.00 WIB, dikutip dari PMJNews.com.
Namun, beberapa jam kemudian, peringatan dini tsunami dampak gempa di Mentawai diakhiri, bukan dicabut.
"Peringatan Dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa Mag:7.3, lokasi: 177 km BaratLaut KEP-MENTAWAI-SUMBAR, waktu:25-Apr-23 03:00:57 WIB, dinyatakan telah berakhir, demikian informasi terakhir disampaikan oleh Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia,kecuali ada informasi baru," tertulis diinformasi Tsunami pada situs BMKG.go.id.
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7,3 yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada Selasa (25/4/2023) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Pusat gempa berada di lokasi 0,93 LS - 98,39 BT dengan kedalaman 84 km dan getaran gempa terasa di beberapa wilayah Sumbar hingga Sumut, termasuk di Siberut, Mentawai, dan Labuhan Batu.
Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan yang diakibatkan oleh gempa ini.
Baca Juga: Jelajahi Destinasi Wisata Sekaligus Merasakan Sejarah di Titik Nol Kilometer Indonesia
BMKG juga telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait dengan peringatan dini tsunami dan gempa bumi susulan yang terjadi setelahnya.
Peristiwa ini mengingatkan kembali akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa bumi dan tsunami. ***(SA)
Artikel Terkait
Mudik Lebaran? Nikmati Wisata Singkat di Jalur Lintas Selatan Jawa dengan Destinasi Menarik Ini!
Berwisata dengan Peduli Lingkungan, Gerakan 'Kita Mulai Sekarang' Mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat
Jokowi Imbau Pemudik Tunda Kembali dari Kampung Halamannya pada Puncak Arus Balik 2023 Pasca Lebaran Ini