WartaPesona.com – Beredar luas di media sosial tentang video seorang lelaki kurir menunjukkan bersikap jijik setelah tubuhnya tesenggol bendera pelangi sebagai simbol kaum lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) yang dipasang di depan teras rumah seseorang.
Dari video unggahan di akun Instagram @informasi_faktaaa yang dilihat Jumat 24 Juli 2026, terlihat seorang lelaki kurir membawa sepaket pesanan untuk disampaikan ke salah satu rumah yang di depan terasnya dikibarkan bendera pelamgi.
Ketika masuk ke teras, bendera pelangi yang berkibar ke sana-sini itu mengenai tubuh lelaki kurir tersebut.
Baca Juga: Anies Baswedan: Tentang Soekarno Jangan Meniru Bajunya, Tetapi Semangatnya
Setelah meletakkan paket pesanan kliennya, lelaki kurir tersebut kemudian dengan reaksi jijik mengusap-usap kaosnya seolah ingin membersihkan kotoran yang menempel setelah tersenggol bendera pelangi.
Gerakan komunitas LGBTQ sendiri banyak memperoleh penentangan dari masyarakat yang menganggap mereka telah melawan nilai-nilai tradisonal keluarga.
Salah satu negara yang paling menentang komunitas LGBTQ ialah Rusia.
Rusia memberangus komunitas dan propaganda LGBTQ menyusul putusan Mahkamah Agung yang menetapkan mereka sebagai organisasi ekstremis dan teroris.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Diperkuat Pemain Asal Republik Ceko Ondrej Rudzan
Kepolisian di jalan-jalan di Rusia menangkapi komunitas yang mempropagandakan LGBTQ, karena bertentangan dengan ketentuan hukum tersebut.
Pemerintah Rusia menyatakan kebijakan melarang pelaku dan pendukung LGBTQ tersebut ialah untuk melindungi anak-anak dan publik dari prilaku menyimpang yang bertentangan dengan nilai-nilai keluarga tradisional dan moral.
Menurut pemerintah Rusia, hubungan sesama jenis bukan tindakan kriminal, tetapi promosi, simbol, maupun aktivitas yang mendukung gerakan LGBTQ internasional dapat dikenai sanksi berdasarkan hukum yang berlaku.
Pengadilan Rusia Senin 29 Juni 2026 memenjarakan tiga pekerja bar karena berpartisipasi dalam komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) internasional.
Baca Juga: Hotman Paris Hutapea Mengundurkan Diri Selaku Pengacara Dari Febrie Adriansyah
Artikel Terkait
Pramono Anung: Orang yang Meninggalkan Partainya Tidak Akan Pernah Besar
Cina Berlakukan Undang-undang Persatuan Etnis, Tak Mau Lagi Perang Saudara Pecah
Tak Cukup Ashabiyah Hambalang
Muhaimin Iskandar Melantik Belasan Ribu Pengurus DPC PKB se-Indonesia
Waktunya Presiden Pimpin Gerakan Selamatkan Bumi