Historis dan sosiologis
Guru Besar Universitas Padjadjaran, Ganjar Kurnia bagian dari tim pengkaji pengusul menekankan bahwa perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda memiliki nilai historis dan kultural yang mendalam.
Secara historis, wilayah Tatar Sunda mencakup area yang luas, mulai dari Banten, Jakarta, hingga Cipamali di perbatasan Jawa Tengah.
Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Ganjar menepis kekhawatiran mengenai kerumitan administrasi, seperti perubahan kop surat atau stempel, dengan mencontohkan keberhasilan perubahan nama Ujung Pandang menjadi Makassar.
Menurutnya, perubahan nama ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan upaya membangkitkan etos kerja dan semangat masyarakat.
"Kalau berubah menjadi nama Sunda, ada etos dan keinginan bahwa sebagai orang Sunda harus lebih baik dari yang lain. Ini adalah upaya menyelamatkan identitas yang kian terpinggirkan," ujar Ganjar.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan telah menerima dan menelaah naskah akademik usulan perubahan nama Jawa Barat tersebut dari berbagai aspek, mulai dari filosofis hingga yuridis.
Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Pemerintahan Setda Provinsi Jawa Barat, Faisal, menyebut kini menunggu arahan pimpinan daerah dan hasil kajian lanjutan dari Komisi I sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.***
Sumber antara
Artikel Terkait
Kejaksaan Jebloskan Pejabat Badan Gizi Nasional Lalu Muhammad Iwan ke Tahanan
Persib Bandung Datangkan Sandy Wals dan Luka Menalo
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Bikin Kolaborasi Untuk Kuatkan Industri Wisata
Piala Dunia 2026: Spanyol ke Babak 16 Besar Setelah Singkirkan Austria
Rumah Tahanan Militer Semasa Kolonial Belanda di Kota Madiun Tempat Tan Malaka dan Sutan Sjahrir Ditahan Akan Jadi Destinasi Wisata Sejarah