Polemik Alumni LPDP Memanas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Dana Beasiswa

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 24 Februari 2026 | 13:59 WIB
Soal Polemik LPDP yang Sedang Viral, Purbaya Pastikan Suami DS Bakal Kembalikan Uang Beasiswa Beserta Bunganya - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)
Soal Polemik LPDP yang Sedang Viral, Purbaya Pastikan Suami DS Bakal Kembalikan Uang Beasiswa Beserta Bunganya - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)

WartaPesona.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara secara terbuka terkait polemik alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral usai mengunggah konten terkait paspor warga negara asing (WNA) untuk anaknya.

Dalam keterangannya, Purbaya menegaskan bahwa pihak LPDP telah melakukan pembicaraan langsung dengan suami DS yang berinisial AP.

Dari hasil komunikasi tersebut, disepakati bahwa dana beasiswa yang pernah diterima akan dikembalikan sepenuhnya, termasuk bunga.

“Tadi sudah bicara dengan Pak Dirut LPDP, dengan suaminya, dan sepertinya sudah setuju mengembalikan uang yang sudah dipakai, jadi termasuk bunganya. Kalau uang itu saya taruh di bank juga ada bunganya kan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

“Jadi ya, dengan treatment yang fair,” imbuhnya.

Baca Juga: Polemik Anak WNA Awardee LPDP Memanas, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Beri Ultimatum Tegas

Dana Beasiswa Berasal dari Pajak Rakyat

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya mengingatkan bahwa dana LPDP bukanlah dana pribadi negara, melainkan bersumber dari pajak rakyat serta sebagian dari pembiayaan utang yang dialokasikan untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Ia menekankan bahwa beasiswa LPDP diberikan sebagai bentuk investasi negara terhadap masa depan bangsa, sehingga penerimanya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga etika dan sikap kebangsaan.

“Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat LPDP, kalau nggak senang ya nggak senang, tapi jangan hina negara lah. Jangan begitu,” kata Purbaya.

“Itu uang dari pajak dan sebagian utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk menghina negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya,” lanjutnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para penerima dan alumni LPDP agar berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang publik, khususnya di media sosial.

Baca Juga: Raih Beasiswa di Jepang, WNI Ini Tegaskan Tetap Bangga Berpaspor Indonesia

Ancaman Blacklist di Lingkungan Pemerintahan

Tak berhenti sampai di situ, Purbaya juga menegaskan pemerintah akan memberikan sanksi tegas berupa pemblokiran karier di lingkungan pemerintahan bagi alumni LPDP yang dinilai melanggar nilai kebangsaan dan etika penerima beasiswa negara.

“Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan, tidak akan bisa masuk. Nanti kita lihat blacklist-nya seperti apa. Jadi, jangan menghina negara sendiri,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X