Polemik Anak Jadi WNA, Awardee DS Disorot Publik hingga Tuai Teguran dari LPDP

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 23 Februari 2026 | 13:52 WIB
Kontroversi Awardee DS yang Pamerkan sang Anak Jadi WNA, Kini Berujung Dikritik Keras LPDP - WartaPesona.com (Suara Merdeka Jakarta)
Kontroversi Awardee DS yang Pamerkan sang Anak Jadi WNA, Kini Berujung Dikritik Keras LPDP - WartaPesona.com (Suara Merdeka Jakarta)

WartaPesona.com – Jagat media sosial tengah diramaikan polemik yang menyeret seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS.

Perbincangan publik mencuat setelah DS mengunggah sebuah video bernarasi “Cukup Saya WNI, Anak Jangan” melalui akun Instagram pribadinya, @sasetyaningtyas.

Unggahan tersebut menuai reaksi keras dari warganet karena dianggap tidak sensitif dan bertentangan dengan semangat kebangsaan yang melekat pada penerima beasiswa negara.

Dalam video itu, DS terlihat membuka sebuah paket yang telah lama dinantikannya. Paket tersebut berisi surat resmi dari Home Office Inggris yang menyatakan bahwa anak kedua DS telah resmi berstatus sebagai warga negara Inggris.

Tak hanya memperlihatkan surat tersebut, DS juga menampilkan paspor Inggris milik anaknya yang datang bersamaan.

Narasi yang disampaikan dalam video itu kemudian menjadi viral dan memicu perdebatan luas, terutama terkait etika penerima beasiswa negara serta tanggung jawab moral alumni LPDP.

Baca Juga: Driver Ojol Wafat Saat Bekerja, Diduga Kelelahan Usai Mencari Order

LPDP Angkat Bicara

Merespons polemik yang berkembang, LPDP akhirnya menyampaikan pernyataan resmi.

Dalam keterangannya pada Minggu, 22 Februari 2026, LPDP menyatakan penyesalan atas kegaduhan yang timbul akibat unggahan DS.

“LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS,” tulis LPDP dalam keterangan resminya.

LPDP menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai yang selama ini ditanamkan kepada seluruh penerima beasiswa.

“Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa,” lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa meski status DS kini sebagai alumni, LPDP tetap memandang penting sikap dan perilaku penerima maupun alumni dalam ruang publik, terlebih di era media sosial yang sangat cepat membentuk opini publik.

Baca Juga: Bayi Monyet Punch Temukan Rasa Aman dari Boneka Usai Kehilangan Induk

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB
X